SportlinkNews - Daniele De Rossi mengakui Roma merasakan tekanan dan sedikit takut saat menghadapi Juventus. Tapi harus belajar untuk tetap tenang dan menjaga keyakinan.
Gialorossi sedang dalam krisis saat datang ke Stadion Allianz Juventus, Minggu (1/9). Menyusul hasil imbang saat bertandang ke Cagliari dan kalah di kandang sendiri dari Empoli.
Jadi mungkin bisa dimaafkan karena mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pemimpin liga. Dalam laga tersebut Roma berhasil menahan Juventus 0-0.
Baca Juga: Juventus Ditahan Roma, Thiago Motta: Pertandingan Seimbang, Hasil yang Tepat
De Rossi memilih untuk meniru sistem 4-2-3-1 Bianconeri, awalnya mencadangkan Paulo Dybala dan Leandro Paredes. Tapi memberi Niccolo Pisilli yang berusia 19 tahun kesempatan bermain untuk pertama kalinya di tim senior.
Itu membuat mereka keluar dari Turin dengan hasil imbang 0-0 yang layak, setelah melakukan sedikit risiko nyata dan hanya melakukan satu penyelamatan terhadap Mile Svilar.
“Penting bagi kami untuk menjadi solid dan kompak, setelah mencoba melakukan itu saat melawan Cagliari dan kalah saat melawan Empoli. Ini adalah periode yang penuh tekanan bagi kami di Roma dan penting untuk bangkit dari sini dengan satu poin,” kata De Rossi kepada Sky Sport Italia.
Baca Juga: Rekor Mohamed Salah Melawan Manchester United Benar-Benar Mengejutkan
“Kami tahu siapa kami, kami tahu nantinya musim ini dan saya pikir ini adalah titik awal yang bagus. Itu bukan pertandingan terbaik, kami seharusnya bisa bermain lebih baik dengan bola di kaki kami, tetapi Juve menurunkan pemain-pemain hebat di babak kedua dan kami bertahan.”
Artem Dovbyk lagi-lagi tidak banyak berperan dalam serangan, jauh dari pencetak gol terbanyak yang terlihat di LaLiga musim lalu, jadi apakah ada masalah dalam melakukan servis atau berkomunikasi dengan penyerang tengah tersebut?
“Semua orang takut pada Dovbyk, ia menarik Bremer dan Gatti ke arahnya dan menciptakan ruang, kami seharusnya bisa lebih menyerang dengan pemain sayap, tetapi itu akan meninggalkan ruang seperti yang kami dapatkan dalam dua pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: Boccia Indonesia Cetak Sejarah Raih Medali di Paralimpiade 2024
“Ini bukan masalah komunikasi atau penampilan, Dovbyk berjuang keras melawan dua bek yang sangat fisik dan gol akan segera datang.”
De Rossi ingin Roma lebih percaya diri
Roma mulai benar-benar menyerang Juve di menit-menit akhir, jadi apakah mereka sedikit terlalu hormat untuk memulai di Turin?
Artikel Terkait
Como 1907 Bisa Rekrut Ivan Perisic di Luar Bursa Transfer, Bisa Ciptakan 2 Tim Berisi Pemain Baru
Drama Sepak Bola Putra Papua Barat dan Sulawesi Tengah Berakhir Tanpa Pemenang
Klasemen Sementara Medali PON XXI Aceh-Sumut: Jabar Tambah 1 Emas, tapi Belum Bisa Geser Aceh
Cooper Flagg Bergabung dengan New Balance Adalah Pilihan Cerdas
Perubahan Strategi Kunci Kebangkitan Tim Basket Jatim Taklukkan Bali