SportlinkNews - Manchester United menghadapi masalah besar di musim 2024-2025, dengan performa yang jauh dari harapan.
Hingga pekan ketujuh Liga Inggris, Setan Merah hanya mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Situasi ini diperburuk dengan hasil imbang 0-0 melawan Aston Villa di Villa Park pada Minggu (6/10/2024), serta kesulitan yang mereka hadapi di Liga Europa, di mana Manchester United hanya mampu bermain imbang saat menjamu FC Twente dan Porto.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Bahrain Vs Timnas Indonesia: Debut Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
Dengan hasil yang mengecewakan tersebut, posisi Manchester United di klasemen Liga Inggris juga terpuruk.
Mereka hanya mampu berada di peringkat ke-14 dengan perolehan delapan poin dari tujuh pertandingan.
Hal ini tentu memicu kritik dari berbagai pihak, terutama dari para pendukung dan mantan pemain klub.
Baca Juga: Pemain Persis Solo Ricardo Lima akan Jalani Operasi ACL dan Pemulihan di Brasil
Salah satu sosok yang paling vokal mengkritik adalah legenda Manchester United, Roy Keane.
Keane, yang terkenal dengan komentar tajamnya, mengaku sudah menyerah untuk terus mendukung Manchester United musim ini.
Menurutnya, situasi internal di klub, terutama atmosfer di ruang ganti, sangat tidak kondusif.
Baca Juga: Australia Taklukkan China 3-1 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kemenangan Perdana Tony Popovic
Keane menilai para pemain saat ini seolah kehilangan semangat juang dan tidak menunjukkan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan.
“Saya menyerah setelah pertandingan melawan Twente. Itu adalah laga yang buruk. Ketika para pemain keluar dan berkata, ‘Mungkin Twente lebih menginginkannya daripada kami,’ saya berhenti berharap,” ujar Keane, seperti dikutip dari Daily Mail.
Artikel Terkait
Jangan Anggap Enteng Cedera Punggung, Mengatasinya Patut Perhatikan Ini
Inter Milan Gelar Winners Cup 2024 Diikuti 300 Pasien Muda Penderita Kanker dari Seluruh Eropa
Formula 1 Jalin Kemitraan dengan Hot Wheels, Bersiaplah Menyambut Edisi Terbaru 2025
Head to Head Indonesia vs Bahrain, Mampukah Indonesia Membalas Kekalahan Tahun 2012?
Kejuaraan Dunia Junior 2024: Darren/Bernadine Lanjutkan Tren Positif