SportlinkNews - Pemain bintang asal Jepang, Kaoru Mitoma, memberikan pandangannya jelang pertandingan antara Jepang dan timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain yang memperkuat klub Brighton di Liga Inggris tersebut menyatakan bahwa dirinya tak terlalu mempermasalahkan status kewarganegaraan pemain lawan, termasuk pemain naturalisasi dalam skuad timnas Indonesia.
Mitoma lebih memilih untuk menilai kekuatan dan kesiapan tim secara keseluruhan.
Baca Juga: Curhat Striker Jepang Tak Bisa Melawan Timnas Indonesia
Ia menegaskan bahwa yang lebih penting adalah bagaimana suatu tim dapat membangun kerja sama yang solid dalam waktu singkat.
"Menurut saya, lebih relevan untuk melihat seberapa matang tim tersebut, bukan asal kewarganegaraan para pemainnya," ungkap Mitoma dikutip dari Sponichi.
"Hal ini tergantung pada seberapa baik tim dapat dibentuk dalam waktu yang terbatas," tambahnya.
Baca Juga: Barcelona Merilis Mamba Collection yang Terinspirasi dari Kobe Bryant
Timnas Indonesia, yang memang diperkuat oleh sejumlah pemain naturalisasi, akan menjadi lawan yang menarik bagi Jepang dalam pertandingan ini.
Di antara pemain naturalisasi tersebut, salah satu yang baru bergabung adalah Kevin Diks, pemain yang kini memperkuat FC Copenhagen.
Jika mendapat kesempatan turun ke lapangan, laga melawan Jepang akan menjadi debut bagi Diks bersama timnas Indonesia.
Baca Juga: Pentingnya Fisioterapi dalam Sport Science
Keberadaan pemain-pemain naturalisasi ini diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan dan serangan Indonesia dalam laga berat melawan Jepang.
Di sisi lain, Mitoma memandang bahwa keunggulan tim Jepang adalah hasil dari proses pembentukan tim yang telah berjalan lama dan konsisten.
Artikel Terkait
InJourney Aviation Services (IAS) Siap Sukseskan Event Aquabike Jetski World Championship 2024
Crystal Palace Berduka atas Wafatnya Sang Kapten Peter Wall
Jake Paul Vs Mike Tyson: Ini Bukan Laga Biasa
Erick Thohir dan Putra Mahkota Johor Sepakat Sepak Bola ASEAN Harus Naik Kelas
Ranieri Disambut Pendukung Roma, Pasukan Berkuda Sudah Ada