Sportlinknews - Manajer Aston Villa Unai Emery yakin gol mereka yang dianulir di menit-menit terakhir melawan Juventus meskipun ia mengakui bahwa itu adalah keputusan wasit Liga Champions.
Klub Liga Primer itu berterima kasih kepada kiper Emiliano Martinez atas penyelamatan satu tangannya yang luar biasa di garis gawang untuk menggagalkan usaha Francisco Conceicao dalam hasil imbang 0-0.
"Saya sangat senang karena kami menang satu poin. Kami memainkan pertandingan yang sangat kompetitif. Kami mendominasi pertandingan untuk mencoba mendapatkan tiga poin," kata Emery kepada TNT Sports UK.
Baca Juga: Real Madrid di Tepi Jurang, Begini Komentar Ancelotti
Namun, tuan rumah juga memiliki peluang besar, terutama tendangan bebas Lucas Digne yang memantul dari atas mistar gawang dan gol Morgan Rogers di menit-menit terakhir yang dianulir.
Ia telah mengubah bola liar menjadi gawang setelah Diego Carlos mengenai tulang rusuk Michele Di Gregorio, saat kiper itu berusaha keras untuk menangkap tendangan bebas Youri Tielemans.
Meskipun hal ini tidak diragukan lagi dalam interpretasi wasit Italia, di Liga Primer mereka jauh lebih tidak protektif terhadap penjaga gawang.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Liverpool Tumbangkan Real Madrid di Anfield, Mbappe Gagal Penalti
“Tindakan terakhir jelas. Itu interpretasi wasit. Kita tahu di Inggris, 80 persen bukan pelanggaran, tetapi di Eropa, mungkin tidak. Bagi saya, itu kasar. Di Inggris, saya tahu itu biasanya bukan pelanggaran, karena kontaknya sangat lembut. Tetapi di Eropa, itu bisa jadi pelanggaran,” kata Emery.
“Saya pikir wasit, pada awalnya, memberikannya sebagai gol. Kita harus menerima keputusannya.”
Keputusan itu dibuat oleh VAR tanpa perlu wasit melihatnya sendiri di monitor Tinjauan Lapangan.
Baca Juga: Absennya Vinicius Jr Bikin Arne Slot Pusing Menerka Strategi Real Madrid
“Kami memainkan pertandingan yang serius. Kami bermain dengan berusaha menghindari kesalahan yang kami buat dari pertandingan terakhir. Kami bermain lebih baik dan saya pikir kami kurang lebih pantas memenangkan pertandingan daripada mereka,” tambah Emery.
Juventus datang ke Birmingham hanya dengan 14 pemain outfield dan harus menggunakan Timothy Weah sebagai False 9 sementara karena tidak ada penyerang tengah.
Artikel Terkait
Lihat Koleksi Mobil Gareth Bale yang Menakjubkan Senilai Rp 12 Miliar, Paling Murah Audi Q7
Inter Belum Kebobolan di Liga Champions, Menang Untung dari RB Leipzig
Pelatih Persis Solo Ong Kim Swee Sebut Suporter di Indonesia Sangat Fanatik
Suasana Rang Ganti Real Madrid Merasa Mbappe Tidak Cukup Marah Sejak Tiba
Red Sparks Dikejutkan Pepper Saving Bank, Megawati dkk Bikin 20 Kesalahan