SportlinkNews - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa semua keputusannya didasarkan pada kebutuhan tim, meski langkah mengganti Joshua Zirkzee di tengah laga menuai kontroversi besar.
Joshua Zirkzee, yang direkrut di era Erik ten Hag, hanya bermain selama 33 menit dalam pertandingan melawan Newcastle United.
Dia digantikan oleh Kobbie Mainoo, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak.
Baca Juga: Persebaya Legowo Turun Peringkat Klasemen Liga 1 2024/2025
Pergantian tersebut terjadi saat Manchester United berada dalam kondisi tertinggal, sehingga memunculkan tanda tanya di kalangan suporter.
Ketika meninggalkan lapangan, Zirkzee disambut dengan cemoohan keras dari para pendukung.
Pemain asal Belanda itu bahkan tidak bertahan lama di bangku cadangan dan langsung menuju ruang ganti, diiringi suara-suara sumbang yang semakin kencang.
Baca Juga: Pelatih Persija Carlos Pena: Kami akan Kembali dengan Lebih Kuat
Gary Neville, legenda Manchester United, menggambarkan reaksi suporter tersebut sebagai salah satu yang paling brutal yang pernah dilihatnya.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Ruben Amorim memberikan penjelasan terkait keputusannya.
"Kami harus memikirkan tim dan situasi di lapangan," ujar Amorim, seperti dikutip dari Sky Sports.
Baca Juga: Bek Persib Nick Kuipers: Ada Banyak Hal yang Harus Diperbaiki di Putaran Kedua
"Pada saat itu, tim sedang kesulitan, dan kami membutuhkan tambahan kekuatan di lini tengah."
Keputusan Amorim ini tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Artikel Terkait
Manchester United 0 Newcastle 2: Pasukan Ruben Amorim Dihantam Badai Ganas, Makin Dekat Zona Maut
Rapor Pemain Manchester United Vs Newcastle: Joshua Zirkzee Paling Jeblok Nilainya 2
Update Klasemen Serie A Pekan ke-18: Tiga Kuda Pacu, Fonseca Dikorbankan
Suara Pertama Conceicao di Milan, Bangga Menjalani Petualangan
Mode Berani Lewis Hamilton Dikecam Aneh dan Tidak Pantas