Sportlinknews - Bintang Real Madrid Vinicius Junior dikeluarkan dari lapangan saat melawan Valencia untuk kedua kalinya dalam tiga tahun di Mestalla pada Sabtu (4/1).
Sekarang saluran klub untuk Los Blancos telah menemukan rekaman yang menunjukkan bahwa ia telah mengalami rasisme lebih lanjut.
Vinicius dikeluarkan dari lapangan karena mendorong kiper Valencia di wajah. Tapi tidak ada tanda-tanda pelecehan rasial, dan La Liga atau kamera siaran juga tidak menangkap adanya hinaan rasial. Penonton Mestalla telah meneriakkan 'idiot' dan 'bola pantai' kepada Vinicius.
Baca Juga: Deportiva Minera 0-5 Real Madrid: Arda Guler Kemas Brace Gol
Pengusiran itu terjadi pada menit ke-79, setelah Vinicius kehilangan peluang emas untuk menyamakan kedudukan, dengan Dimitri Foulquier memblok tendangannya.
Selama permainan, Vinicius jatuh ke tanah dan dimarahi oleh kiper lawan, yang mencoba membantunya berdiri.
Marah, Vinicius memukul leher Dimitrievski, yang mendorong wasit, setelah meninjau insiden itu dengan VAR, untuk mengubah kartu kuning menjadi kartu merah langsung untuk penyerang Real Madrid itu.
Baca Juga: Real Madrid Hajar Valencia, Vini Jr Diusir Wasit
Kejadian ini menambah babak baru dalam hubungan rumit Vinícius Jr dengan Mestalla dan wasit, dalam pertandingan yang, sekali lagi, berakhir dengan pengusiran bagi pemain muda Brasil itu.
Namun, Real Madrid TV menayangkan rekaman dari saluran YouTube La Nave del Madridismo dan Fanaticos Real Madrid yang meneriakkan 'monyet', 'hitam sialan' dan 'monyet sialan', seperti yang dilaporkan oleh Relevo.
Rekaman ini belum diverifikasi, dan RFEF atau La Liga juga belum menanggapinya. Real Madrid juga belum memberikan bukti kepada badan pengatur.
Baca Juga: Pelaku Tindakan Rasis pada Vinicius Junior Dikenakan Sanksi, Real Madrid Terus Kejar Pelaku Lainnya
Vinicius telah mengalami pelecehan rasial yang menyedihkan dalam beberapa kesempatan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun hukuman untuk pelecehan rasis semakin berat dan teratur.
Pemain asal Brasil ini telah memimpin gerakan melawan rasisme di sepak bola Spanyol, tetapi dilaporkan mengaku kewalahan pada hari Sabtu, meskipun sejauh yang diketahui bukan karena pelecehan rasial.
Artikel Terkait
Jay Idzes Apresiasi Shin Tae-yong: Sosok Berjasa untuk Timnas Indonesia
Patrick Kluivert Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Pernah Terjerat Masalah Perjudian
Milan Angkat Trofi Supercoppa untuk Pertama Kali Sejak 2016
Rafael Leao: Conceicao Membawa Energi yang Saya dan Milan Butuhkan
Deportiva Minera 0-5 Real Madrid: Arda Guler Kemas Brace Gol