SportlinkNews - Kadek Raditya menjadi salah satu andalan pelatih Paul Munster untuk menghalau serangan lawan yang masuk ke area pertahanan Persebaya.
Tidak heran jika pemain berdarah Bali itu selalu main dalam 19 kali game Persebaya musim ini. Ia menjadi salah satu pemain kunci bersaing di papan atas saat ini.
Duet Kadek bersama Slavjo Damjanovic di posisi centre back, membuat lini pertahanan Persebaya terlihat tangguh. Kebobolan 18 kali, adalah top three terbaik liga. Green Force mencatatkan 7 clean sheet.
Baca Juga: Persib Bakal Dapat Perlawanan Kuat dari Arema FC di Pekan ke-20 Liga 1 2024/2025
Kadek menyebut performanya musim ini tidak lepas dari banyaknya pelajaran yang ia dapatkan dari musim lalu. Saat itu ia bermain 27 kali dengan mencetak 1 gol
Duetnya bersama Dusan Stevanovic pada paruh pertama mencatatakan kebobolan 27 gol. Sementara itu, di paruh musim kedua Kadek di plot sebagai gelandang bertahan sejalan datangnya Yan Victor.
“Kalau saya pribadi terus belajar dari apa yang saya rasakan kurang, terus evaluasi sendiri. Tapi dari tim pelatih juga memberikan evaluasi untuk tim pertahanan,” kata pemain kelahiran 1998 itu.
Baca Juga: Pelatih Alfredo Vera Ditarget Bawa Madura United FC Keluar dari Zona Degradasi
Musim ini, dari 19 penampilan, Kadek membukukan 18 tekel, 20 intersep, dan 44 sapuan.
Pada paruh musim kedua ini, Kadek juga digeser ke posisi gelandang bertahan sejalan dengan datangnya centre back baru Dime Dimov.
Kadek menegaskan tidak mempermasalahkan posisi baru yang dipercayakan kepadanya, yang penting tim bisa meraih kemenangan.
Baca Juga: Indonesia Masters 2025: Empat Ganda Indonesia Gugur, Duet Jafar/Felisha Lolos ke 16 Besar
Bahkan, ia merasa bersyukur jika bisa menempati beberapa posisi. Itu akan menjadi sumbangsih yang lebih bagus untuk kebutuhan tim.
Apalagi, saat ini Persebaya bersaing di peringkat kedua klasemen, tim butuh konsistensi untuk terus bersaing di papan atas. Tentunya butuh skuad yang konsisten juga.
Artikel Terkait
Ruben Amorim Dikritik Jamie Carragher Usai Sebut Manchester United sebagai Tim Terburuk Sepanjang Sejarah
AC Milan Berencana Perombakan Lini Tengah, Incar Alan Varela dan Samuele Ricci
Indonesia Tuan Rumah ASEAN Women's Championship 2025, Target Timnas Tembus Semifinal
Flamengo Luncurkan Jersey Kandang 2025, Tampil dengan Sentuhan Desain Klasik