SportlinkNews - Lionel Messi nyaris tak berkutik menghadapi Spanyol. Impian sang kapten Argentina untuk mengangkat trofi lagi, terlalu indah untuk menjadi kenyataan.
Lionel Messi bisa saja mengakhiri semua perdebatan tentang siapa pemain terhebat sepanjang masa dengan memenangkan Piala Dunia lagi bersama Argentina pada Senin 20 Juli dini hari WIB. Tapi, ia malah menangis setelah Spanyol menang 1-0.
Messi, yang kini berusia 39 tahun, membawa sang juara bertahan ke final lainnya, mencetak delapan gol dan juga memberikan dua assist dalam comeback dramatis di menit-menit akhir melawan Inggris di semifinal.
Baca Juga: Manchester United Kalah dari Wrexham, Michael Carrick Enggan Panik
Namun, impian untuk mengangkat trofi lagi, empat tahun setelah ia menginspirasi Argentina meraih kemenangan di Qatar, pada akhirnya terbukti terlalu indah untuk menjadi kenyataan.
Argentina yang bermain dengan sepuluh pemain tidak mampu memberikan perlawanan berarti kepada Spanyol di Stadion MetLife, dan beruntung bisa bertahan hingga menit ke-106, ketika Ferran Torres akhirnya memecah kebuntuan.
Tim Amerika Selatan yang kurang bertenaga itu kesulitan sepanjang pertandingan dan menghadapi tantangan besar ketika Enzo Fernández diusir keluar lapangan pada waktu tambahan.
Baca Juga: Messi Mendapat Skor Sangat Rendah, Dikalahkan Pemain Pengganti Super Spanyol
Final itu berlalu begitu saja bagi Messi. Saat ia menangis tersedu-sedu, mudah untuk berpikir bahwa mungkin akan lebih baik jika ia pensiun pada malam yang gemilang di Doha pada tahun 2022.
Kemenangan itu memungkinkannya untuk meniru Diego Maradona, yang membawa Argentina meraih kejayaan pada tahun 1986. Tetapi kali ini ia meniru pendahulunya yang legendaris dengan cara yang berbeda.
Argentina asuhan Maradona kembali ke final sebagai juara bertahan pada tahun 1990, hanya untuk memberikan penampilan yang mengerikan dan sinis dengan kalah 1-0 dari Jerman Barat, pertandingan yang mereka selesaikan dengan sembilan pemain.
Baca Juga: Final Piala Dunia Bangkitkan Kenangan Mimpi Buruk Terburuk dalam Karier Messi
Mereka juga melakukan pelanggaran sepanjang pertandingan ini, tampaknya tidak memiliki taktik lain selain mencoba untuk mengganggu konsentrasi Spanyol.
Messi hanya menyentuh bola 54 kali, hampir setengahnya terjadi di babak perpanjangan waktu, dan sama sekali tidak terlihat akan mencetak gol yang akan menyamai rekor Piala Dunia Kylian Mbappe sebanyak 22 gol.
Artikel Terkait
Pemain Argentina Ngamuk Setelah Kalah, Paredes Memukul Gavi
Piala Dunia 2026: Pemain Spanyol Borong Penghargaan, Argentina Tak Kebagian
Geger ... Ronaldo Jadi Sopir Madonna ke Stadion
Mbappe Raih Sepatu Emas Adidas
Scaloni Sambil Menangis Mempertanyakan Masa Depannya setelah Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia