LALIGA VS HATE: Komitmen untuk Lawan Kebencian di Sepak Bola

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 18 Februari 2025 | 20:26 WIB
LALIGA meluncurkan kampanye LALIGA VS HATE, sebagai komitmennya untuk memerangi kebencian dalam sepak bola.
LALIGA meluncurkan kampanye LALIGA VS HATE, sebagai komitmennya untuk memerangi kebencian dalam sepak bola.

SportlinkNews - LALIGA kembali menegaskan kembali komitmennya untuk memerangi kebencian dalam sepak bola.

Lewat kampanye terbarunya, LALIGA VS HATE, kompetisi tertinggi di Spanyol ini ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya saling menghormati dan sepak bola yang bebas dari kekerasan.

Baca Juga: Mantan Pebasket Satria Muda Jakarta Dipercaya Menjadi Manajer Timnas

Dengan kampanye menyeluruh, LALIGA berfokus pada kesadaran dan tindakan langsung dengan mendesak para penggemar untuk membantu menghilangkan mereka yang masih menimbulkan kebencian dalam sepak bola.
 
Di bawah slogan “The football we want, let’s fight for it today”, kampanye ini memberdayakan para penggemar untuk mengambil peran aktif dalam melaporkan dan melawan kebencian, terutama di stadion.

Program ini sendiri diluncurkan LALIGA pada 17 Februari kemarin.

Baca Juga: 12 Pemain Perkuat Timnas Indonesia Hadapi Australia dan Korea di Windows 3 Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025

Di mana LALIGA ingin memperkuat komitmen klub-klub sepak bola terhadap toleransi dan rasa hormat dengan berbagai kegiatan inovatif.

LALIGA memperjelas bahwa sepak bola adalah ruang untuk persatuan dan nilai-nilai yang baik. 

Selain itu, dengan peluncuran iklan kampanye yang kuat, LALIGA menyerukan kepada semua penggemar untuk menghapuskan segala bentuk kekerasan dalam olahraga untuk selamanya.

Baca Juga: Hujan Gol dan Transisi PSS Sleman yang Bikin Arema FC Kelimpungan

Hal ini pun berlaku kepada para penggemar LALIGA di seluruh dunia. 

Mereka mendesak para penggemar untuk mengambil peran aktif dalam menghilangkan kebencian dari tribun penonton dan olahraga secara keseluruhan di mana pun mereka berada.
 
Kampanye LALIGA VS HATE berfokus pada pentingnya memberantas perilaku kekerasan, meskipun sudah mulai jarang terjadi tetapi menurut mereka masih tetap ada di stadion.

"Butuh kekuatan kolektif untuk melawan kebencian di stadion, menggarisbawahi peran yang harus dimainkan setiap orang dalam membangun lingkungan sepak bola yang bebas dari kekerasan," tulisnya.

Baca Juga: Persija Minta Maaf, Meminta Suporter Lebih Dewasa Saat Menonton Pertandingan

Sebelumnya, LALIGA sukses menjalankan perannya sebagai pelopor dalam memperjuangkan keadilan sosial.

Ini telah menghasilkan berbagai pencapaian signifikan, termasuk hukuman pertama terkait penghinaan rasial dalam sepak bola Spanyol, yang menegaskan tekad LALIGA untuk memberantas kekerasan di stadion.

Seperti diketahui bila, Juni tahun lalu, Spanyol mencatatkan sejarah dengan memberikan hukuman pertama atas penghinaan rasisme di stadion sepak bola. 

Baca Juga: Melongok F1 Store: Koleksi Tim F1 2025 Telah Hadir

Sebuah peristiwa penting yang menandai titik balik dalam perjuangan melawan pelanggaran terhadap martabat manusia.

Kemudian di September, keputusan pengadilan kedua berhasil diperoleh, yang semakin memperkuat upaya organisasi olahraga dalam melawan masalah ini. 

Menegaskan efektivitas langkah-langkah yang diambil untuk mengakhiri impunitas terhadap ujaran kebencian dalam sepak bola.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: LALIGA Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X