Pengundian babak 16 besar:
Klub dipasangkan berdasarkan peringkat akhir mereka di babak liga untuk membentuk empat pasangan unggulan (peringkat 1 dan 2, 3 dan 4, 5 dan 6, 7 dan 8).
Klub di setiap pasangan diundi untuk menghadapi pemenang play-off sistem gugur, yang posisinya ditentukan dalam undian play-off.
Baca Juga: Komposisi Tim Pelatih Tim Nasional Indonesia Sudah Lengkap, Asisten Lokal Diumumkan Segera
Empat topi disiapkan untuk pengundian, masing-masing topi berisi bola dari tim unggulan sesuai peringkat mereka.
Pengundian menetapkan sisi braket untuk semua tim unggulan, dimulai dengan tim unggulan ke-7 dan ke-8 dan diakhiri dengan tim unggulan ke-1 dan ke-2.
Pada prinsipnya, klub unggulan memainkan pertandingan balasan di kandang.
Baca Juga: Beberapa Catatan Penting pada Laga Liverpool vs Aston Villa
Pengundian perempat final:
Pengundian menentukan urutan pertandingan (tim tuan rumah di leg pertama dan kedua), karena calon lawan sudah diketahui hingga final.
Empat topi disiapkan, dua untuk setiap sisi meja. Setiap topi berisi 2 bola yang mewakili pemenang dari 8 final bagian meja yang sesuai.
Baca Juga: Tinggalkan Goodson Park, Everton akan Berlabuh di Stadion Baru Bramley-Moore Dock
Bola-bola tersebut dicampur dan kemudian diundi satu demi satu untuk menentukan pertandingan perempat final.
Pengundian semifinal:
Dua topi disiapkan, satu untuk setiap sisi meja, dengan bola-bola berisi kertas bertuliskan "Pemenang Perempat Final 1" dan "Pemenang Perempat Final 2" di satu sisi, dan "Pemenang Perempat Final 3" dan "Pemenang Perempat Final 4" di sisi lainnya.