SportlinkNews - Thiago Motta mengecam para pemain Juventus setelah tersingkir secara mengejutkan di Coppa Italia lewat adu penalti dari Empoli.
"Saya malu, itu memalukan. Anda harus pantas mendapatkan sesuatu dalam hidup, tim ini justru mengharapkannya," kata Motta.
Bianconeri sebelumnya menjadi favorit yang tidak diragukan untuk melaju ke semifinal setelah menghadapi Empoli di Stadion Allianz Juventus, tetapi ekspektasi mereka berbalik.
Youssef Maleh membawa tim Tuscan unggul dan Ibrahima Konate menendang bola ke bagian dalam tiang gawang.
Baca Juga: Juara Bertahan Juventus Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Tim Kecil Bersejarah
Jadi dengan penonton yang mencemooh dengan marah, butuh momen ajaib Khephren Thuram untuk membawa Juve kembali ke permainan.
Mereka tidak dapat membagi skor setelah 90 menit, jadi pertandingan harus dilanjutkan ke adu penalti dan Empoli berhasil mengeksekusi semua tendangan mereka, sedangkan Dusan Vlahovic melambung dan tendangan Kenan Yildiz dapat ditepis oleh Devis Vasquez.
“Kami merasa malu. Sejujurnya saya merasa malu atas apa yang kami lihat di babak pertama dan saya harap para pemain saya merasakan hal yang sama. Sikap kami ini tidak boleh salah," kata Thiago Motta kepada Mediaset.
Baca Juga: 10 Pemain Manchester United Gilas Ipswich, Harry Maguire Jadi Pembeda
"Itu memalukan dan jelas itu salah saya, karena saya tidak menunjukkan kepada para pemain saya pentingnya pertandingan ini atau apa arti kostum ini,” pungkasnya.
“Kami tidak masuk semifinal karena kami tidak pantas berada di sana.”
Thiago Motta mengecam Juventus yang menyesal
Beberapa minggu ini merupakan bencana bagi Juventus, yang tersingkir dari Liga Champions di perpanjangan waktu oleh PSV Eindhoven, kemudian gagal dalam upaya mereka mempertahankan Coppa Italia.
Baca Juga: Dampak Puasa Ramadan Terhadap Performa Olahraga
“Saya harap kritiknya sangat keras. Saya pikir para penggemar kami sebenarnya cukup baik kepada kami, mengingat penampilan di babak pertama."