SportlinkNews - Kalah dari Persebaya Surabaya, jadi lampu Kuning bagi Persib Bandung di kompetisi Liga 1 2024/2025.
Pasalnya, peluang mereka untuk kembali membawa gelar juara akan terancam gagal.
Kendati masih memiliki selisih lima poin dengan Dewa United yang menempati posisi kedua klasemen sementara, tetapi Persib akan menjadikan sembilan laga tersisa, sebagai laga final.
"Sembilan laga lagi, semuanya final, kami harus selesaikan satu per satu," tegas Kapten Persib Bandung, Marc Klok dikutip dari laman resmi Persib, Sabtu malam, 1 Maret 2025, kemarin.
Baca Juga: Media Italia Beri Pujian Selangit untuk Tembok Venezia Jay Idzes, Bungkam Top Skor Serie A
"Kami harus bangkit dan memperbaiki kesalahan. Harus bisa petik kemenangan lagi," tambahnya kemudian. Dia pun meminta para suporter untuk tetap mendukung penuh Persib.
Terkait dengan peluang juara, Klok menilai tetap ada peluang, bagusnya Persib memiliki jarak dengan peringkat kedua yang cukup jauh, sehingga mereka bisa lebih waspada.
Selisih lima poin dengan Dewa United tidak membuat ketar-ketik Pelatih Persib, Bojan Hodak. Dia menilai memang selisih dengan Dewa berkurang, tetapi timnya masih tetap unggul.
Meski begitu, Bojan mengakui jika kekalahan telak Persib atas Persebaya semalam adalah kesalahannya.
Baca Juga: Napoli 1-1 Inter: Billing Pertahankan Persaingan Scudetto Tetap Terbuka
Dia mengatakan terlalu bereksperimen, hingga hasilnya kurang sesuai dengan yang diharapkan.
"Babak kedua saya mengambil risiko. Saya memasukkan kiper muda (Sheva Sanggasi) dan harus bermain dengan empat penyerang. Kali ini, risikonya tidak berhasil," kata Bojan.
Pelatih asal Kroasia itu mengakui, perubahan skema pada babak kedua berdampak ke lini belakang. Menurutnya, pertahanan PERSIB menjadi lebih terbuka, harapannya di depan lebih tajam.
Baca Juga: Casalú Perkenalkan Jersey Sepak Bola Perdana, Rayakan Budaya Latin Amerika
Sayang, hanya satu gol tercipta dan beberapa peluang digagalkan kiper lawan.
"Secara defensif kami menjadi lebih terbuka. Jadi ini kesalahan saya. Jangan salahkan para pemain, cukup salahkan saya," pungkasnya.