SportlinkNews - Wasit adalah penguasa lapangan pertandingan. Jangan coba-coba menyentuhnya. Peringatan itu patut dicamkan. Tidak hanya untuk pemain tapi juga pelatih atau manajer tim.
Manajer Lyon Paulo Fonseca mencoba melawan melawan arus. Akibatnya, sanksi harus diterima. Ia dijatuhi larangan bertanding selama 9 bulan setelah konfrontasinya yang panas dengan seorang wasit.
Larangan Fonseca akan berlangsung hingga 30 November.
Manajer Lyon itu berhadapan dengan wasit Benoit Millot selama pertandingan Ligue 1 melawan Brest.
Baca Juga: Paulo Fonseca Terancam Sanksi 7 Bulan karena Melakukan Gerakan yang Menyinggung Wasit
Pelatih asal Portugal itu berhadapan dan kemudian menempelkan dahinya ke wasit setelah dikeluarkan karena tidak setuju selama pertandingan pada 2 Maret, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 atas Brest.
Tindakan itu, yang disertai dengan teriakan di wajah wasit, dianggap sebagai sundulan kepala dan gerakan yang sangat agresif.
Wasit Millot mengatakan kepada L'Equipe setelah pertandingan bahwa dia takut.
Baca Juga: Wojciech Szczesny Kecewa Tak Jadi Man of the Match meski Tampil Gemilang Lawan Benfica
Fonseca meminta maaf setelah insiden tersebut, mengakui bahwa itu adalah hal yang salah untuk dilakukan.
Laporan menyebutkan bahwa ia bisa dilarang bermain selama tujuh bulan.
Namun hukuman yang sebenarnya dijatuhkan oleh pejabat Prancis adalah larangan bermain selama sembilan bulan yang lebih berat.
Baca Juga: Pelatih Inter Miami Ungkap Alasan Lionel Messi Absen di Laga MLS Kontra Houston Dynamo
Itu juga berarti ia bahkan tidak bisa masuk ke ruang ganti untuk mengelola skuadnya hingga 15 September.
Keputusan tersebut membuat para petinggi Lyon harus membuat keputusan apakah mereka akan tetap mempertahankan Fonseca di masa mendatang.