"Jika motivasi saya berasal dari keinginan mengalahkan Fabregas, maka saya bisa sakit dan harus pergi ke rumah sakit," ujar Conceicao, dikutip dari Tuttomercatoweb.
Baca Juga: Pangeran William Kunjungi Program Pelatihan Wasit bagi Komunitas Kulit Hitam, Asia, dan Campuran
Menurutnya, Fabregas adalah pelatih yang berkualitas dan telah menunjukkan kinerja yang baik bersama Como.
Namun, fokus utama AC Milan adalah mengamankan tiga poin, bukan membuktikan diri dalam persaingan individu.
"Fabregas adalah pelatih yang hebat, dia bekerja dengan baik. Tapi motivasi kami adalah tiga poin," lanjut Conceicao.
Baca Juga: Pemain Muda Arsenal Myles Lewis Skelly Masuk Timnas Inggris, Begini Komentar Mikel Arteta
Ia juga menekankan bahwa timnya harus lebih memperhatikan kekuatan dan kelemahan Como agar bisa tampil maksimal di lapangan.
"Kami harus mempelajari kekuatan dan kelemahan mereka dan melakukan pekerjaan kami, fokus pada diri kami sendiri," tegasnya.
Bagi Conceicao, kemenangan akan lebih mudah diraih jika para pemain AC Milan mampu menjalankan skema yang sudah dipersiapkan dengan baik.
Baca Juga: Luis de la Fuente: Tolong Jangan Bunuh Lamine Yamal..!
"Jika kami melakukan apa yang telah kami kerjakan selama ini, maka kami akan semakin dekat untuk memenangkan pertandingan," tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa laga ini bukan soal dirinya melawan Fabregas, melainkan pertarungan antara AC Milan dan Como.
"Ini adalah laga Milan melawan Como, bukan laga Conceicao melawan pelatih lawan," pungkasnya.
Baca Juga: Thomas Tuchel Panggil 26 Pemain untuk Timnas Inggris
Bagi Sergio Conceicao, laga melawan Como bisa menjadi titik krusial dalam kiprahnya bersama AC Milan.