SportlinkNews - Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa sakit hati setelah mendapat kritik pedas dari mantan kapten legendaris klub, Roy Keane.
Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, Fernandes justru menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan performanya.
Sebagai informasi, Fernandes mendapat kepercayaan untuk mengenakan ban kapten Manchester United setelah menggantikan Harry Maguire.
Baca Juga: Duel Marquez Bersaudara di MotoGP Argentina 2025, Dall'Igna: Luar Biasa!
Keputusan ini diambil karena kontribusi luar biasa yang ditunjukkannya selama bermain di Old Trafford.
Namun, kepemimpinannya tak lepas dari sorotan dan kritik.
Salah satu kritik tajam datang dari Roy Keane, yang menilai Fernandes harus membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar pemain berbakat.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Tempur, Adaptasi Pemain dan Pelatih Baru Berjalan Lancar
Keane menganggap peran kapten di Manchester United memerlukan lebih dari sekadar performa individu, tetapi juga kemampuan untuk memimpin tim secara keseluruhan.
Tak butuh waktu lama, Fernandes menjawab kritik tersebut dengan performa gemilang di lapangan.
Gelandang asal Portugal itu mencetak hat-trick saat membantu Manchester United mengalahkan Real Sociedad pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2024-2025.
Baca Juga: Tiba di Australia, Timnas Indonesia Langsung Dicekoki Menu Latihan Kebugaran
Kemudian, dalam laga terbaru melawan Leicester City pada Minggu (17/3/2025), Fernandes kembali membuktikan kualitasnya dengan mencetak satu gol dan dua assist, membantu timnya meraih kemenangan 3-0.
Usai pertandingan, Fernandes ditanya mengenai perasaannya terhadap kritik dari Keane.