SportlinkNews - Lamine Yamal tidak melupakan kritik yang diterimanya dari Rafael van der Vaart dan menanggapinya di media sosial setelah Spanyol menyingkirkan Belanda.
Lamine Yamal menanggapi Rafael van der Vaart, mantan pemain Real Madrid (2008 hingga 2010) dan Real Betis (2015 hingga 2016), setelah Spanyol menyingkirkan Belanda melalui adu penalti di Nations League.
"Ini adalah hal-hal yang saya perhatikan: Saya melihat hal-hal yang mulai sedikit mengganggu saya. Celana sedikit lebih rendah, tidak berusaha keras, gerakan yang sedikit dangkal..." tulis Lamine Yamal di akun media sosialnya.
Baca Juga: Lamine Yamal Tahu Pentingnya Gol Datang untuk Barcelona
Rafael van der Vaart tentang Lamine Yamal
Mantan pemain sepak bola Belanda berusia 42 tahun itu membidik Lamine Yamal (17 tahun) setelah leg pertama, yang berakhir 2-2.
"Yamal tampaknya tidak cocok menghadapi Jorrel Hato. Saya melihat hal-hal yang mulai sedikit mengganggu saya. Celananya sedikit melorot, tidak berusaha keras, gerakannya sedikit dangkal..." kata van der Vaart di televisi NOS.
Celananya melorot, satu gol, penalti yang gagal, dan di semifinal
Lamine Yamal menjawab Rafael van der Vaart
Mantan pemain Ajax, Hamburg, Tottenham, Midtjylland, dan Esbjerg itu merenungkan Lamine Yamal, dengan mengatakan, "Saat itulah saya berpikir: jika Anda semuda itu, Anda seharusnya senang dengan setiap menit bermain untuk Spanyol."
Baca Juga: Spanyol Singkirkan Belanda dari Nations League dengan Dramatis di Titik Penalti
"Tidak peduli seberapa bagus Anda, pada usia itu, Anda harus membuktikannya setiap menit dan dalam setiap pertandingan. Namun itu tidak mengubah fakta bahwa Hato sudah mengantonginya."
Kritik Van der Vaar sampai ke telinga Lamine, yang tak ragu mengunggah foto mantan pemain Real Madrid dan Betis itu di akun Instagram miliknya disertai pesan yang cukup tegas: "Celana longgar, satu gol, penalti gagal, dan masuk semifinal."
"Hehehehehe, ayo Spanyol!" Lamine Yamal, yang mencetak gol 3-2, mengakhiri pesannya kepada Rafael van der Vaart.
Baca Juga: Air Jordan 2/3 Melakukan Perjalanan dari UNC Ke Chicago