SportlinkNews - Tampil debut untuk Tim Nasional Indonesia di laga melawan Bahrain di lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, semalam, 25 Maret 2025, Joey Peluppessy mengaku terkejut dengan tradisi 'Lap of Honour' yang dilakukan oleh skuat Garuda.
Pasalnya para punggawa Timnas Indonesia berkeliling memutari stadion dan menyapa para suporter di tribun penonton selepas pertandingan selesai.
Padahal biasanya 'Lap of Honour' hanya dilakukan di momen-momen tertentu saja. Tidak seperti di Timnas, selalu dilakukan selepas pertandingan kandang.
Baca Juga: Godaan Ardi Idrus di Hari Raya Lebaran, Salah Makan Bisa Kena Hukuman Berat
Lebih terperanga lagi, Joey Pelupessy melihat bagaimana fanatisme pendukung Timnas Indonesia di pertandingan melawan Bahrain ini.
"Dengan 70 ribu orang di stadion, itu rasa 'gila' seperti rumah sakit jiwa dalam arti kata yang baik," tutur Joey Pelupessy dikutip dari NOS.
"Ini kemenangan yang hebat tentunya. Saya rasa kami melakukan 'Lap of Honour' hampir selama 45 menit," ucap Joey Pelupessy lagi.
Baca Juga: Media Inggris Unggulkan Timnas Indonesia Ketimbang Bahrain, Ini Analisis Datanya
Terlepas dari momen itu, gelandang Lommel SK tersebut di laga melawan Bahrain sempat mencuri perhatian pecinta sepak bola Indonesia dan juga sang Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Performanya di lini tengah dinilai sangat memuaskan di laga perdananya berbaju Merah Putih. Karena Joey Pelupessy menjadi tembok pertama ketika Garuda diserang oleh Bahrain pada laga semalam.
"Joey, saya mengenal dia dengan sangat baik sejak 2011 lalu di Belanda. Saya mengenal kualitasnya dan dia melakukan pekerjaan luar bisa di laga ini (lawan Bahrain), saya sangat bangga dia bermain seperti ini di laga pertamanya," kata Kluivert.
Baca Juga: Massimiliano Allegri Tolak Kembali ke AC Milan, Ini Alasannya
"Saya senang dia bermain hingga saat ini di posisi yang saya rekomendasikan dulu. Dia sebenarnya pemain belakang kanan, tapi saya merubahnya ke posisi 6, dia melakukan adaptasi yang luar biasa cepat," tutur Kluivert lagi.
Patrick Kluivert mengaku dirinya sangat bangga Joey pada akhirnya memilih untuk mewakili tim Indonesia.
Dia juga mengetahui bila Joey sendiri juga bangga untuk bisa mewakili negara nenek moyangnya.