Pernyataan tersebut mengacu pada dominasi Messi dan Ronaldo dalam ajang Ballon d'Or selama 16 tahun terakhir.
Baca Juga: Piala Asia U-17: Indonesia Tantang Korea, Mampukah Garuda Muda Pecah Rekor Buruk?
Sejak 2008, hanya ada tiga pemain selain keduanya yang berhasil merebut penghargaan tersebut.
Messi mengoleksi delapan trofi Ballon d'Or, sedangkan Ronaldo meraih lima.
Sisanya dimenangkan oleh Luka Modric pada 2018, Karim Benzema pada 2022, dan Rodri pada 2024.
Modric mendapatkan Ballon d'Or usai membawa Kroasia menembus final Piala Dunia 2018.
Benzema berjaya setelah musim gemilang bersama Real Madrid di Liga Champions, dan Rodri meraihnya sebagai penggawa kunci Manchester City yang sukses besar pada 2023–2024.
Meski demikian, nama Messi dan Ronaldo tetap mendominasi dalam periode tersebut.
Baca Juga: Jelang Lawan Korea di Piala Asia U17 2025, Timnas U17 Indonesia Dinilai Siap Secara Mental dan Fisik
Lautaro menyebut Messi sebagai sosok yang “berbagi” dominasi tersebut, seakan memberi ruang bagi rivalnya.
Dengan pernyataan itu, Lautaro menegaskan kekagumannya terhadap Messi sebagai pemain terhebat yang pernah ada.
Meski perdebatan soal siapa yang terbaik akan selalu berlangsung, dominasi kedua pemain tersebut tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola modern.