SportlinkNews - Gelandang Argentina, Rodrigo De Paul, menyampaikan pesan menohok usai timnya gagal merengkuh trofi Piala Dunia 2026. Ia meluapkan kekecewaannya di media sosial setelah kekalahan pahit dari Spanyol.
Argentina dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dalam laga final yang berlangsung sengit. Pertandingan penentu tersebut digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB.
De Paul dipercaya turun sebagai starter dengan tampil selama 70 menit di lapangan. Sepanjang laga, pertahanan La Albiceleste mendapat tekanan tajam membendung gempuran skuad Matador.
Baca Juga: Rudi Garcia Akhiri Tugasnya sebagai Pelatih Timnas Belgia
Kedua tim sempat bermain imbang tanpa gol hingga kurun waktu normal usai. Namun, petaka menghampiri Argentina usai Enzo Fernandez diganjar kartu merah oleh wasit.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Spanyol di babak tambahan. Gol penentu dari Ferran Torres pada menit ke-106 akhirnya menyegel kemenangan La Furia Roja.
Hasil ini sekaligus menggagalkan ambisi Argentina untuk membawa pulang gelar juara dunia keempat. Catatan impresif rekor kemenangan sempurna sejak fase grup pun terhenti.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik di Balik Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Usai laga, De Paul tidak mampu menahan emosinya melihat respons negatif terhadap kegagalan timnya. Ia lantas melontarkan tanggapan menohok terkait berbagai tuduhan konspirasi.
De Paul menilai banyak pihak sengaja mengharapkan kekalahan skuad asuhan Lionel Scaloni. Ia mengecam narasi miring yang terus disudutkan kepada Argentina sepanjang turnamen.
"Hari ini, aku melihat betapa banyak orang yang mengharapkan kekalahan ini, menyebarkan teori-teori konspirasi yang tidak berdasar selama Piala Dunia untuk meredakan rasa sakit mereka karena tidak dapat mengalami apa yang semua orang-orang Argentina alami, karena senyuman kita mengganggu mereka, karena tingkah laku kita mengganggu mereka," tulis De Paul di media sosial.
Baca Juga: Messi Emoh Balik ke Argentina Usai Gagal Juara Piala Dunia
Sindiran keras itu terlontar untuk menepis tuduhan Argentina menjadi anak emas FIFA. Isu fasilitas serta keputusan wasit yang dianggap menguntungkan memang kerap mencuat sepanjang Piala Dunia 2026.
"Namun, hal itu hanya menegaskan kembali gairah dan rasa cinta kami untuk membela jersey kita bisa mengatasi apapun... Ini akan terasa sakit untuk waktu yang lama, tapi hari ini lebih dari sebelumnya, aku bangga menjadi seorang Argentina."
Artikel Terkait
Messi Emoh Balik ke Argentina Usai Gagal Juara Piala Dunia
Timnas Argentina Dikritik karena Mempermalukan Diri Sendiri dengan Tindakan Kontroversial
FIFA Investigasi Kelakuan Pemain Argentina yang Memukul Pemain Spanyol
Seleccion Argentina Siap Pulang Tanpa Messi dengan Suasana Seram
Sanjungan Tinggi Di Maria untuk Lionel Messi Usai Kekalahan Pahit Argentina