SportlinkNews - Timnas U-17 Indonesia sukses menorehkan kejutan besar pada laga pembuka Grup C Piala Asia U-17 2025 dengan menumbangkan Korea Selatan 1-0, Jumat (4/4/2025).
Kemenangan ini bukan hanya membawa tiga poin penting bagi Garuda Asia, tetapi juga mengundang reaksi dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang menyayangkan hasil tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, satu-satunya gol tercipta pada masa tambahan waktu babak kedua melalui eksekusi penalti Evandra Florasta.
Baca Juga: Libur Idulfitri, Denny Landzaat Mudik ke Pulau Buru Maluku, Disambut Meriah Warga Desa
Penalti itu sendiri berawal dari situasi bola mati lemparan jauh Fabio Azka yang menciptakan kemelut di lini pertahanan Korea Selatan.
Secara statistik, Korea Selatan sebenarnya tampil dominan.
Mereka mencatatkan 68 persen penguasaan bola serta melepaskan 21 tembakan, meskipun hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.
Baca Juga: Mathew Baker: Saya akan Membela Indonesia dengan Sepenuh Hati!
Namun, dominasi itu tak membuahkan hasil, berkat penampilan disiplin dari lini pertahanan Indonesia yang dikomandoi Putu Panji serta penjaga gawang Dafa Algasemi yang tampil gemilang sepanjang laga.
Melalui akun Instagram resminya, KFA mengungkapkan rasa kecewa atas hasil laga pembuka ini.
"Kami terus mengancam gawang lawan, tetapi babak pertama berakhir tanpa mencetak gol," tulis pernyataan resmi KFA.
Baca Juga: Pesan Khusus Erick Thohir Usai Garuda Muda Kalahkan Korea di Piala Asia U17 2025
"Pertandingan berakhir dengan kebobolan yang sangat disayangkan pada masa tambahan waktu babak kedua."
Kekalahan ini membuat posisi Korea Selatan berada di ujung tanduk.