sepak-bola

Menang 4-1 atas Yaman, Timnas U-17 Dekati Tiket Piala Dunia 2025

Selasa, 8 April 2025 | 00:23 WIB
Pemain Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto mencoba mengiring bola di laga melawan Yaman U17, di penyisihan grup C Piala Asia U17 2025 di Jeddah, 7 April 2025

SportlinkNews - Peluang untuk lolos otomatis menuju Piala Dunia U17 2025 terbuka lebar setelah Tim Nasional U17 Indonesia sukses menekuk Yaman 4-1 di lanjutan penyisihan Grup C.

Indonesia tinggal menunggu laga antara Korea Selatan versus Afghanistan untuk mengunci tiket tersebut berada di tangan.

Dengan kemenangan ini, maka Indonesia kini mengambil alih puncak pimpinan klasemen Grup C dengan raihan poin 6. 

Pertandingan terakhir melawan Afganishtan pada Jumat, 11 April 2025 akan semakin memuluskan jalan Timnas U17 ke babak berikutnya.

Baca Juga: Raphinha Picu Ketegangan di Ruang Ganti Barcelona Usai Lawan Real Betis

Bertanding di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah, Senin, 7 April 2025, Indonesia unggul lebih awal dua gol di babak pertama lewat Muhammad Zahaby Gholy di menit ke-15 dan Fadly Alberto Hengga menit 26.

Setelah unggul, tempo permainan pun menurun dan itu memberikan kesempatan Yaman lebih terbuka untuk menyerang. 

Sempat memberikan tekanan yang berbahaya untuk Indonesia, namun penampilan kiper Merah Putih Dafa Al Gasemi yang tenang sukses menutup serangan lawan.

Memasuki babak kedua, Yaman mencoba merubah permainan dengan bermain lebih menyerang. Mereka mulai memasukan para pemain gendang menyerangnya.

Baca Juga: Jay Idzes Bersinar, Venezia Masih Terpuruk Tanpa Kemenangan

Serangan lawan memang semakin berbahaya, tetapi hingga lima menit permainan berlangsung belum ada peluang yang berbuah gol. 

Hingga akhirnya pergerakan Kapten Indonesia, I Putu Apriawan dinilai wasit melanggar Kareem Abdulatef, karena ada kontak.

Wasit asal Tajikistan, Davlatov Abdullo pun memberikan hadiah pinalti. 

Kapten Yaman, Mohammed Wahid Al-Garash yang mengeksekusi sukses mengecoh Dafa, dan akhirnya lawan menipiskan ketertinggalan mereka menjadi 1-2.

Baca Juga: Badai Cedera di Awal 2025: Ginting, Axelsen, An Se Young Hingga Pearly Tan Rehat

Bisa menjebol gawang Indonesia, agresifitas serangan Yaman semakin intens. Tapi, lagi-lagi tak bisa terkonversi gol.

Lini belakang Garuda bekerja dengan apik menjaga pertahanan Indonesia. 

Justru sebaliknya, peluang datang kepada Indonesia lewat Fandi Ahmad Muzaki di menit 72 melalui tendangan jarak jauh.

Sayang, belum berhasil. Tendangannya masih bisa di blok oleh kiper Yaman.

Baca Juga: Gambar Resmi Air Jordan 3 Rare Air untuk Semua Jenis Kelamin

Lima belas menit jelang pertandingan terakhir, tiga punggawa Timnas, Fandi, Moch Miersa Fijatulla, dan Fadly Alberto sukses membuat pertahanan Yaman kocar kacir. 

Yaman pun merapatkan pertahanan mereka.
 
Tensi permainan semakin meninggi. Beberapa pelanggaran yang dilakukan Yaman tak berbuah kartu.

Hingga akhirnya di lima menit sebelum babak kedua berakhir, kiper Yaman, Wesam Fuad melakukan hadangan kepada Rafi Rasyid yang berbuah pinalti di menit 87.

Baca Juga: Pesan Sang Kapten Timnas U17 Indonesia, Jangan Buat Malu Bangsa dan Bawa Pulang Tiga Poin

Evandra Floresta yang kembali diberikan tugas untuk mengeksekusi, kembali menyelesaikannya dengan baik. 

Tendangan ke arah kiri mampu mengecoh Wesam yang bergerak ke kanan.

Keunggulan bertambah 3-1 untuk Indonesia. Tapi itu belum berakhir, lagi-lagi Evandra memberikan kejutan dengan menyetak gol keempat bagi Merah Putih di satu menit jelang babak kedua berakhir.

Baca Juga: Mo Salah Mandul dalam 4 Laga, Ini Komentar Pelatih Liverpool

Umpan Josh Holong dari sisi kiri ditangkap baik oleh Evandra langsung langsung melakukan sontekan tanpa bisa dihadang kiper lawan. Kedudukan pun 4-1 untuk Indonesia.
 
Tambahan tujuh menit yang diberikan oleh wasit tak berarti apapun. Yaman tidak bisa memanfaatkan perpanjangan waktu tersebut hingga peluit panjang berbunyi.


Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB