SportlinkNews - PSSI menerima bantuan anggaran pemusatan latihan terbesar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Mereka menerima 47,54 persen dari total anggaran Rp 420,21 miliar yang dikeluarkan pemerintah.
Dari daftar rekapitulasi bantuan Kemenpora, pemerintah memberikan anggaran sebesar Rp 199,789 miliar untuk PSSI.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bantuan anggaran ini dilakukan oleh Pejabat Pemegang Komitmen Kemenpora, Asdep IV Bidang Olahraga Andalan, Budi Aryanto Muslim dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin, 14 April 2025.
Baca Juga: Tyronne del Pino Absen Lawan Bali United, Persib Andalkan Kembalinya 3 Pilar
"Hari ini adalah penandatangan kerjasama yang merupakan seremoni di mana komitmen pemerintah melalui Kemenpora dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional secara berkelanjutan," kata Menpora, Dito Ariotedjo dalam jumpa pers.
Pada tahap pertama ini diberikan bantuan kepada 13 cabang olahraga, di mana 12 cabang olahraga yang telah lolos kualifikasi Olimpiade pada 2024, serta PSSI sebagai cabang olahraga strategis dan berpotensi tinggi, berdasarkan Inpres No. 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepak bola nasional.
Semua bantuan yang diberikan, menurut Dito, telah direview secara komprehensif dengan melibatkan akademisi dan pihak-pihak terkait, sehingga bantuan ini akuntabilitas dan transparansinya dipastikan pihaknya bisa terjamin.
Baca Juga: Perpisahan Megawati dan Bukilic, Duet Andalan Red Sparks Berakhir
"Per hari ini, kami mengalihkan uang yang ada di Kemenpora langsung ke federasi masing-masing. Penggunaannya tentu sesuai ketentuan yang berlaku dengan prinsip efisien, efektif, transparan, dan akuntable," ucap Dito.
"Tidak boleh ada feedback atau gratifikasi dalam bentuk apapun kepada pejabat Kemenpora, bila ada maka silakan dilaporan dan kami akan lakukan proses hukum secara tegas," tambahnya lagi.
Untuk 12 cabang olahraga yang sudah lolos kualifikasi Olimpiade, fasilitas ini ditujukan untuk mendukung pemusatan Pelatnas Jangka Panjang yang tidak terputus.
Sebagian juga untuk persiapan menuju SEA Games 2025 dan 2025.
Baca Juga: Legenda F1 Michael Schumacher Bikin Gerakan Mengharukan
"SEA Games hanya kita jadikan sebagai sasaran antara dan utamanya, sesuai dengan asa cita yakni Asian Games, Olimpiade 2028, dan selevelnya," ucap Dito.
"Khusus untuk PSSI, pemerintah memberikan dukungan untuk program pembinaan Timnas dari KU17 hingga senior dengan tentu target utama lolos ke Piala Dunia atau selevel, yang mana Timnas U17 sudah lolos duluan," tukasnya.