Dalam surat bernomor 183/S.Kel/MUFC/X/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Local Organizing Committee (LOC), Abdul Maurice Tuguis, pihak Panpel menegaskan pentingnya semua pihak mematuhi ketentuan yang berlaku, terutama terkait kehadiran suporter.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Target Juara Grup, Tim Indonesia Evaluasi Penampilan Usai Taklukan India
Persib Bandung pun mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan secara tertib, bijak, dan penuh semangat.
Andang menegaskan bahwa dukungan dari jauh tetap memiliki arti penting dan dapat memberikan dorongan moral bagi para pemain di lapangan.
“Dukungan Bobotoh tidak dibatasi oleh jarak. Dukungan yang tertib, cerdas, dan penuh semangat akan menjadi kekuatan besar bagi tim dalam mengarungi sisa kompetisi,” kata Andang.
Baca Juga: Kejurnas Balap Motor OnePrix Kembali Bergulir, Hadir dengan Konsep Baru di 2025
Dengan posisi klasemen yang saat ini menguntungkan, Persib membutuhkan fokus dan stabilitas maksimal untuk mengamankan poin-poin penting.
Dukungan dari para suporter, meski tidak hadir langsung di stadion, tetap menjadi bagian penting dari perjuangan tim hingga akhir musim.
Larangan kehadiran suporter tandang sejatinya sudah menjadi kebijakan umum di Liga 1 musim ini, guna menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan berlangsung, terutama dalam fase-fase krusial menjelang akhir kompetisi.