SportlinkNews - Proyek pembangunan National Training Center (NTC) di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tonggak penting transformasi sepak bola nasional menuju level dunia.
Sebagai bentuk pengakuan akan progres yang ditunjukkan, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pun memberikan Forward Awards kategori Gold untuk Asosiasi Anggota Asia kepada PSSI.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan pada saat FIFA Executive Football Summit 2025 di Miami, Amerika Serikat, akhir pekan ini.
Di luar apresiasi internasional ini, pembangunan NTC di IKN ini mencerminkan ambisi jangka panjang federasi untuk menciptakan pusat pelatihan bertaraf internasional yang mumpuni bagi para pemain dan pelatih Indonesia.
Baca Juga: Eksperimen Baru saat Jepang Vs Timnas Indonesia, Takefusa Kubo Tampil sebagai Kapten Muda
Berdiri di pusat jantung Nusantara, dengan lahan seluas 34,5 hektare, pusat pelatihan ini tengah dibangun bertahap sejak 2023. Tahap pertama rampung pada Februari lalu.
Dalam pembangunan tahap pertama, telah selesai dibangun tiga lapangan sepak bola berstandar FIFA (dengan rumput natural sintetis), lapangan mini multifunction, dan gedung asrama berkapasitas 138 orang, lengkap dengan 56 kamar ganda untuk pemain, 20 kamar tunggal untuk tim pelatih, 6 suite room untuk pelatih kepala, plus fasilitas tambahan untuk fisioterapi, pusat kebugaran, serta layanan medis.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa proyek ini tak berhenti di tahap awal. Pihaknya kini fokus untuk penyelesaian tahap kedua.
Baca Juga: Hadapi Liga 1 2025/26 Persija Bakal Didominasi Pemain Muda Pilihan Mauricio Souza
Pihaknya menargetkan pembangunan delapan lapangan sepak bola selesai pada tahun 2026. Dengan fasilitas ini, IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pengembangan talenta sepak bola nasional, terutama untuk pelatnas Garuda Muda dan Garuda Pertiwi.
Rencananya, pusat latihan ini akan diresmikan langsung oleh FIFA, meskipun jadwal awal peresmian yang ditargetkan pada Maret sempat tertunda.
Erick Thohir pun menyebut keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh pemerintah Indonesia, termasuk dalam penyediaan lahan dan pendanaan infrastruktur.
"Terima kasih kepada Presiden FIFA Gianni Infantino atas kepercayaannya kepada PSSI untuk terus membangun sepak bola Indonesia. Dan terima kasih juga kepada pemerintah Indonesia atas kontribusinya yang begitu besar untuk pembangunan Training Center PSSI di IKN," ujarnya.
Bagi Indonesia, pembangunan pusat pelatihan ini bukan hanya proyek konstruksi semata, tetapi juga cermin keseriusan membangun sistem pembinaan jangka panjang, dengan standar global, yang belum pernah dimiliki sebelumnya.