SportlinkNews - Program pelatihan sepak bola elite Barça Academy Camps Jakarta resmi dimulai pada Senin, 23 Juni kemarin, di Teh Botol Ayo Arena, Sentul City, Bogor.
Program ini menjadi awal dari kehadiran The Barça Experience di Indonesia, yang memberikan pendekatan pelatihan khas FC Barcelona bagi anak-anak dan remaja usia dini hingga menengah.
Program ini akan berjalan hingga 27 Juni nanti. Di mana, para peserta akan menjalani pelatihan intensif yang mencakup delapan sesi teknik, sesi kelas teori taktik, hingga pengenalan pencegahan cedera.
Baca Juga: PBSI Siapkan Keputusan Penting: Perombakan Ganda Maksimal Akhir Tahun
Program ini juga dilengkapi akomodasi penuh untuk memberikan pengalaman menyeluruh ala klub raksasa asal Catalunya tersebut.
Direktur Medio Sports Agency sekaligus Project Manager Barça Academy Camps Jakarta, Kendy Chandra, menyebut terselenggaranya kegiatan ini sebagai hasil kerja keras panjang yang akhirnya membuahkan kolaborasi dengan klub sepak bola bertabur sejarah dan filosofi permainan yang kuat.
"Sejak Maret lalu, kuota maksimal sebanyak 72 peserta sudah tercapai, dan sayangnya tidak memungkinkan menambah kuota. Antusiasmenya sangat luar biasa, karena semua tahu FC Barcelona adalah salah satu klub terbesar di dunia dengan basis pembinaan pemain muda yang bagus," ungkap Kendy.
Baca Juga: Mantan Gelandang Liverpool dan Southampton Adam Lallana Resmi Gantung Sepatu
Pelatihan ini dipimpin oleh tiga pelatih asal Barca Academy dengan dibantu oleh lima pelatih lokal sebagai asisten. Pelatih asal Spanyol dari Barça Academy, Pau Gordillo menilai ada banyak potensi yang akan ditunjukkan oleh para peserta.
"Saya sangat bersemangat melihat transformasi yang akan dialami para peserta. Fokus kami bukan hanya meningkatkan teknik bermain, tapi juga cara berpikir, membaca permainan, dan bersikap. Itulah esensi dari filosofi Barça," imbuhnya.
Materi latihan hari pertama difokuskan pada space management atau manajemen ruang—bagaimana pemain menjaga jarak antar posisi, membaca pergerakan rekan, serta memahami dinamika permainan sebagai satu kesatuan.
Baca Juga: PBSI Lanjutkan Evaluasi Total: Bukan Hanya Atlet, Pelatih hingga Tim Support Disorot
Setiap sesi latihan berdurasi dua jam, dibagi ke dalam empat segmen latihan intensif sekitar 25 menit dengan jeda istirahat.
Sebanyak 72 peserta dibagi ke dalam enam kelompok berdasarkan usia dan level keterampilan, dengan pendampingan pelatih lokal yang telah mengikuti pelatihan resmi dari Barça, serta pengawasan langsung pelatih dari Barcelona.
Program ini dinilai bisa menjadi jembatan bagi anak-anak Indonesia untuk mengenal lebih dalam filosofi sepak bola modern, serta membuka kemungkinan pengembangan ke Eropa.
Ke depannya, Medio Sports menargetkan dapat memperluas akses pelatihan lanjutan di negara-negara seperti Spanyol, Italia, Prancis, dan Jerman.