SportlinkNews - Lolosnya Persib ke babak final Piala Presiden 2026 seolah membuka kenangan manis bagi Persib sebelas tahun silam.
Pada edisi perdana Piala Presiden 2015, Maung Bandung sukses mengangkat trofi setelah mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kini, sejarah baru siap ditulis oleh generasi berbeda di bawah komando pelatih Igor Tolic. Persib akan ditantang Persebaya yang menjadi lawannya di final.
Baca Juga: Catat Nih, Jadwal Pertandingan Final dan Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026
Perjuangan Persib di Piala Presiden memang penuh tantangan. Jadwal yang mepet membuat tim pelatih harus bisa mengendalikan jadwal pemulihan pemain demi menjaga kebugaran.
Seluruh pemain menjalani sesi recovery di hotel, mulai dari latihan ringan di dalam ruangan hingga terapi berendam air es demi mengembalikan kebugaran sebelum laga penentuan.
Pelatih Igor Tolic mengaku belum menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan. Kondisi terakhir setiap pemain akan menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan sebelas nama terbaik.
Baca Juga: Kesesuaian Taktik Jadi Alasan Utama Victor Munoz Mantap Pilih Liverpool
"Kami akan lihat kondisi terakhir besok lalu akan putuskan siapa yang cukup sehat untuk bermain. Hari ini kami hanya memulihkan kebugaran, sementara untuk laga besok kita akan lihat bersama," ujar Tolic, Rabu (5/8/2026).
Meski dihantam jadwal padat, Tolic memiliki alasan untuk tetap optimistis. Lini depan Persib mulai menunjukkan ketajamannya.
Duet penyerang Uilliam Barros dan Balsa Sekulic sama-sama telah mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen dan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Bajul Ijo.
Baca Juga: Performa Mumpuni, Raul Fernandez Diikat Trackhouse untuk Dua Musim Lagi
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, produktivitas dua penyerangnya menjadi modal positif, meski proses pembangunan permainan menyerang timnya masih terus disempurnakan.
Meski demikian, Tolic menegaskan Persebaya bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia melihat karakter permainan kedua tim cukup mirip, sama-sama disiplin bertahan dan mengandalkan transisi cepat ketika mendapatkan ruang.