sepak-bola

Philippe Troussier Klaim 80 Persen Suporter Vietnam Inginkan Dirinya Dipecat

Selasa, 26 Maret 2024 | 05:10 WIB
Pelatih Vietnam Philippe Troussier menyadari dirinya di ujung tanduk. (vietnamnews)


SportlinkNews - Philippe Troussier menyadari dirinya di ujung tanduk. Gegara lemparan 'setan' Pratama Arhan yang berbuah gol dari Egy Maulana Vikri, membuat pelatih asal Prancis itu dalam tekanan di Vietnam.

Kekalahan 1-0 timnas Vietnam dari timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (21/3) membuat Philippe Troussier dalam bahaya. Dia terancam dilengserkan dari kursi pelatih.

"Delapan puluh persen pendukung Vietnam ingin saya dipecat," kata Philippe Troussier pada konferensi pers pra-pertandingan keempat babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu.

Baca Juga: Timnas Vietnam Penuh Tekanan, Philippe Troussier Marah-Marah Saat Latihan

Vietnam gantian akan menjadi timnas Indonesia, Selasa 26 Maret 2024. Pertandingan yang akan disiarkan langsung RCTI itu digelar di Stadion My Dinh, Hanoi pukul 18.30 WIB.

Philippe Troussier membuka pekan lalu dengan melepaskan tembakan ke arah lawan berupa jurnalis, namun timnya tidak melepaskan tembakan ke gawang Indonesia pada laga krusial Grup F tersebut.

Vietnam mendatangkan Troussier dengan harapan bisa memainkan gaya sepak bola modern. Pelatih asal Prancis itu berjanji membawa Golden Star Warriors ke Piala Dunia 2026.

Namun apa yang sebenarnya terjadi pada tahun pertama pemerintahannya?

Hasil yang buruk di semua kompetisi, dengan sembilan kekalahan, pertahanan yang buruk dan serangan yang canggung. Tidak ada kendali apa pun dalam permainan Vietnam, dan ketika mereka tertinggal, keadaan menjadi semakin kacau.

Penyihir Putih mempunyai waktu satu tahun untuk menyempurnakan filosofinya dan gaya bermainnya bersama tim, namun tidak ada kemajuan dalam bentuk hasil: Vietnam lebih dekat ke eliminasi daripada lolos ke Piala Dunia, dan tersingkir dari Peringkat FIFA 100 teratas.

Yang lebih mencengangkan lagi adalah pemilihan pemainnya. Pada pertandingan terakhir, Vietnam, ketika tertinggal 1-0, memiliki Nguyen Quang Hai, Ho Tan Tai dan Vu Van Thanh di bangku cadangan.

Baca Juga: Sport Science dan Psikologi Olahraga Tentukan Sukses Bulutangkis Indonesia

Quang Hai, yang telah menyelamatkan Vietnam berkali-kali di saat-saat genting, tidak pernah mendapat kesempatan bermain, sementara Van Thanh dan Tan Tai terlambat dimasukkan dan tidak bermain di posisi pilihan mereka.

Di sisi lain lapangan, pergantian pemain di babak kedua yang dilakukan Shin Tae-yong tepat sasaran dan membawa gol kemenangan bagi Indonesia. Jika tugas manajer adalah memahami dan memanfaatkan pemain, maka Shin Tae-yong lebih baik daripada Troussier sebagai manajer.

Halaman:

Tags

Terkini