sepak-bola

Timnas U-23 Indonesia Dicurangi Wasit, Erick Thohir Bereaksi

Selasa, 16 April 2024 | 09:12 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir kecewa dengan kepemimpinan wasit yang memimpin laga Timnas U-23 Indonesia vs Qatar, Senin (15/4). (pssi)

Penutupnya adalah kartu merah langsung terhadap Ramadhan Sananta, meskipun keputusan ini cukup layak.

Erick Thohir berharap hasil akhir pertandingan melawan Qatar mersak fokus Timnas U-23 racikan pelatih Shin Tae-yong.

Baca Juga: Mike Tyson Posting Video Latihan Tinjunya, Psywar untuk Jake Paul

"Kita belum selesai. Kita harus fight. Itulah kita. Kalian lihat media sosial, seluruh netizen maupun masyarakat Indonesia mendukung kita," ujar Erick Thohir.

Erick mengucapkan terima kasih kepada Skuad Garuda yang sudah berjuang di laga perdana Piala Asia U23 2024 di Qatar. Pria 53 tahun itu meminta agar Timnas tidak berkecil hati.

"Terima kasih Garuda Muda sudah bertarung dengan seluruh tenaga dan hati kalian. Jangan pernah berkecil hati," ujarnya.

Timnas U-23 Indonesia harus menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Qatar di Piala Asia 2024. (pssi)

Tak hanya itu, Erick juga akan melakukan protes kepada otoritas sepak bola Asia atau AFC (Asian Football Federation).

Ia dan timnya akan melakukan protes berkaitan dengan keputusan wasit dalam laga kontroversial tersebut. "Sebagai federasi dan sesuai regulasi, kami akan melayangkan surat protes kepada AFC, untuk beberapa keputusan dalam pertandingan ini," katanya lagi.

Erick juga meminta anak asuh Shin Tae Yong fokus pada laga kedua dan ketiga di fase grup. Kemenangan dalam dua pertandingan tersebut akan membuat mereka lolos ke babak delapan besar.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Erick Thohir (@erickthohir)

 

"Kami semua selalu mendukung kalian. Ini bukan akhir, fokus untuk memberikan yang terbaik di dua pertandingan fase grup berikutnya," kata pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Pertandingan kontroversial ini juga amat disayangkan Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut laga itu bukan pertandingan, melainkan sebuah pertunjukan komedi di lapangan hijau.

"Dalam pertandingan sepak bola, Anda bisa menang atau kalah. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Qatar. Kami bermain di Qatar dan mereka bermain di kandangnya," ujar pria 53 tahun itu.

Halaman:

Tags

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB