SportlinkNews - Pertemuan Indonesia vs Guinea menjadi pertandingan sepak bola yang ditunggu dengan penuh harap-harap cemas.
Sebab, hasil pertandingan ini akan menentukan lolos atau tidaknya Indonesia ke Olimpiade Paris 2024.
Bertanding di Olimpiade merupakan cita-cita setiap atlet karena Olimpiade adalah puncak dari prestasi olahraga tingkat dunia.
Baca Juga: Mengintip Arena Laga Indonesia vs Guinea di Center National Du Football De Clairefontaine Stadium
Juara atau tidak juara di Olimpiade, pengakuan sebagai seorang atlet terbaik sudah pasti disandang oleh atlet yang bersangkutan.
Selain itu, tampilnya Indonesia di Olimpiade merupakan kebanggaan tersendiri. Timnas sepak bola pernah lolos Olimpiade pada tahun 1956 di Melbourne Australia.
Di Melbourne, Indonesia berhasil menahan imbang raksasa sepak bola Uni Sovyet. Namun pada pertemuan kedua, Sovyet mengalahkan Indonesia dengan skor 4-0.
Baca Juga: F1 Jual 10.000 Tiket Harga Backpacker untuk GP Las Vegas 2024 Demi Penonton yang Bejibun
Tahun 1976 Indonesia juga nyaris ke Olimpiade Montreal tapi saat melawan Korea Utara di Senayan, Indonesia kalah adu penalti.
Jadi, ambisi Indonesia untuk tampil di Olimpiade sudah menjadi impian lama yang rasanya sangat wajar untuk diwujudkan.
Apalagi kini Timnas Indonesia memiliki kualitas pemain yang tidak kalah dengan pemain kelas dunia lainnya.
Baca Juga: Timnas U-23 Indonesia Tanpa Pemain Jangkar, Tapi Shin Tae-yong Tak Gentar Lawan Guinea
Dukungan dari masyarakat juga sangat diperlukan agar pemain memiliki semangat juang tinggi untuk mengalahkan Guinea pada laga malam nanti.
Untuk mengumpulkan energi dukungan masyarakat Indonesia, PSSI menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia vs Guinea.