SportlinkNews - Manchester City mengambil langkah besar untuk memenangkan gelar Liga Premier keempat berturut-turut usai mengalahkan Tottenham 2-0 pada Rabu (15/5) dini hari.
Manchester City gagal mencetak gol dalam lima kunjungan mereka sebelumnya ke Stadion Tottenham Hotspur. Tetapi dua gol Erling Haaland membuat tim asuhan Pep Guardiola meraih kemenangan yang tak ternilai harganya.
Manchester City kini unggul dua poin dari penantang gelar Arsenal, yang berarti kemenangan melawan West Ham di hari terakhir, Minggu (19/5) akan memastikan gelar.
Itu adalah malam yang tidak nyaman bagi Guardiola, yang timnya gagal menemukan ritme permainan mereka di babak pertama.
Erling Haaland memecah kebuntuan tak lama setelah jeda ketika ia memanfaatkan umpan silang Kevin de Bruyne, sebelum ia mengonversi penalti di masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan.
Beberapa saat lagi City nyaris membuang permainan ketika Son Heung-Min berlari menuju gawang, namun kiper pengganti Stefan Ortega berhasil menghentikannya dengan baik.
Baca Juga: Edisi Terbatas Kaus Lazio Pabrikan Mizuno Muncul saat Lawan Empoli
Bayangan Guardiola yang terpuruk pasti akan menjadi meme di tahun-tahun mendatang.
Bos City juga tidak bisa menahan emosinya setelah peluit akhir dibunyikan, ketika dia terlihat berbincang dengan bek Tottenham Cristian Romero.
Pemain internasional Argentina itu bertabrakan dengan kiper Manchester City Ederson di babak kedua, sebuah insiden yang membuat pemain Brasil itu ditarik keluar karena diduga mengalami gegar otak.
Baca Juga: Manchester City di Ambang Juara Liga Inggris, Kyle Walker Tak Bisa Tidur Diganggu Penggemar Arsenal
Saat peluit akhir berbunyi, Guardiola mengadakan percakapan yang penuh semangat dengan Romero, dan sang manajer mendorong dadanya dan sang bek tertawa sebagai tanggapannya.
Interaksi tersebut tampaknya bersifat baik, memicu ketakutan di antara beberapa penggemar Tottenham bahwa manajer Manchester City sedang mencoba memburu bintang mereka.