SportlinkNews - Pembinaan bibit muda sepak bola Indonesia harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Salah satu aspek pembinaan adalah terciptanya iklim kompetisi yang berkelanjutan dengan melibatkan talenta-talenta muda yang ada di berbagai klub atau sekolah sepak bola (SSB).
Nah, baru-baru ini sebanyak 10 klub atau sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Jayapura mengikuti Freeport Grassroot Tournament (FGT) di Lapangan Latihan Stadion Papua Bangkit, Jayapura pada 24-25 Juni lalu.
Baca Juga: Hasil Euro 2024: Berlangsung Keras, Gol Pemain Pengganti Selamatkan Turki
PT Freeport Indonesia (PTFI) menyelenggarakan kegiatan ini bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali memberikan apresiasi yang tinggi kepada PTFI yang memperlihatkan konsistensi dan komitmennya dalam mendukung sepak bola nasional.
"Sebelumnya, PTFI juga terlibat dalam pengembangan talenta-talenta muda terbaik Papua melalui program Papua Football Academy."
Baca Juga: Hasil Euro 2024: Georgia Tumbangkan Portugal di Laga Terakhir Grup F
"Dengan adanya turnamen baru ini, maka akan semakin banyak kesempatan yang diperoleh anak-anak Papua untuk bermain sepak bola dengan lebih seru dan lebih menyenangkan."
"Harapannya jika di akar rumput berjalan baik, maka dampaknya akan positif," ujar Erick Thohir.
Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI Claus Wamafma mengatakan, Freeport Grassroots Tournament merupakan dukungan PT Freeport Indonesia bersama PSSI kepada pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.
Baca Juga: Copa America: Ekuador Pecah Telur Kemenangan, Bocah 17 Tahun Cetak Gol
“Turnamen ini bertujuan memberikan kesempatan menunjukkan permainan dan mulai menabung pengalaman bertanding kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan minat pada sepak bola,” katanya.
Claus berharap, ajang ini membuka cakrawala anak-anak Papua untuk mulai melihat sepak bola sebagai cita-cita menjadi pesepak bola profesional di masa yang akan datang.