SportlinkNews - Tim Conmebol dan Concacaf akan berhadapan di babak grup untuk terakhir kalinya pada 30 Juni di Stadion Q2 di Austin, Texas.
La Vinotinto telah lolos ke tahap berikutnya, memenangkan kedua pertandingan pertama mereka melawan Ekuador dan Meksiko.
Ini merupakan awal yang baik bagi Venezuela dalam kompetisi ini, yang telah menunjukkan ketabahan dan determinasi yang luar biasa.
Baca Juga: Hasil Copa America: Chile dan Peru Minggir Dulu, Debut Kanada Dampingi Argentina ke Perempat Final
Venezuela telah membuat sejarah dengan mencatat kemenangan pertama mereka setelah tertinggal di turnamen ini, dengan bangkit dari defisit 1-0 di pertandingan pembuka melawan Ekuador, dengan menang 2-1.
Mereka mempunyai peluang untuk kembali membuat sejarah, karena jika mereka menang lagi, ini akan menjadi pertama kalinya La Vinotinto memenangkan tiga pertandingan berturut-turut di Conmebol Copa America.
Sedangkan bagi Jamaika, meski sudah tersingkir, mereka bisa berbangga dengan usahanya selama ini.
Baca Juga: Hasil Copa America: Brace Gol Lautaro Martinez Sempurnakan Sepak Terjang Argentina
Jamaika telah memberikan perlawanan keras kepada Ekuador dan Meksiko, mereka juga mencetak gol pertama mereka di turnamen tersebut, berkat Michail Antonio.
Melawan Venezuela, mereka akan berusaha meraih poin pertama mereka di kompetisi ini, dan terus menambah rekor-rekor mereka.
Jamaika dan Venezuela pernah bermain satu sama lain di turnamen tim nasional tertua di dunia. Venezuela muncul sebagai pemenang, mengalahkan Reggae Boyz 1-0 pada kompetisi edisi 2016.
Beberapa data dan fakta seputar pertemuan Jamaika dan Venezuela:
1. Satu-satunya pertandingan sebelumnya antara Venezuela dan Jamaika di Conmebol Copa America terjadi pada edisi 2016, dengan kemenangan 1-0 untuk La Vinotinto.