SportlinkNews - Bermain dengan waktu yang singkat selama lebih dari setengah babak, Kolombia mengalahkan Uruguay, 1-0 pada semifinal Copa America yang menegangkan, Kamis (11/7) pagi tadi.
Sayangnya kemenangan Kolombia ternoda dengan perkelahian pasca pertandingan yang berlanjut hingga ke tribun penonton.
Dengan kemenangan ini, Kolombia melaju ke final Copa America pertamanya dan yang kedua sejak menjuarai kejuaraan tersebut pada tahun 2001.
Baca Juga: Copa America 2024: Kolombia Vs Uruguay, Simak 10 Fakta Kunci Menarik Ini
Di sana, Kolombia akan menghadapi tugas berat melawan Lionel Messi dan juara bertahan Piala Dunia Argentina, yang menguasai setengah lapangannya sementara memungkinkan satu gol dalam lima pertandingan.
Kolombia dan Argentina akan berhadapan Minggu (14/7) atau Senin pagi WIB.
Semifinal hari Kamis pag dimainkan di Charlotte, tetapi mungkin juga diselenggarakan di Bogota Stand Bank of America dipadati oleh para penggemar yang mengenakan kaus kuning Kolombia yang ingin menyemangati tim mereka.
Baca Juga: 5 Pencetak Gol Terbanyak Argentina di Copa America, Nomor 1 Bukan Messi
Kolombia menyampaikan kepada para penggemarnya dalam permainan yang penuh ujian yang menghasilkan enam kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan.
Kolombia memasuki pertandingan sebagai tim dengan skor tertinggi di turnamen tersebut (11 gol), baru saja menang 5-0 di perempat final atas Panama.
Gol pertama terjadi melalui tendangan sudut pada menit ke-38. James Rodriguez mengirim bola ke tiang belakang melalui tendangan sudut, di mana Jefferson Lerma melompat tinggi di udara dan memasukkan bola di antara tiang dan kiper Sergio Rochet.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Bergabung dengan Science in Sport
Sementara itu, pertahanan Kolombia menahan serangan Uruguay yang mencetak sembilan gol dalam empat pertandingan menjelang pertandingan. Uruguay tidak melepaskan satu pun dari empat tembakannya di babak pertama yang mengarah ke gawang.
Kedudukan mengancam akan berubah di akhir babak kedua. Pemain Kolombia Daniel Munoz, yang mendapat kartu kuning di awal babak karena tekelnya, mencetak gol keduanya tepat sebelum babak pertama dimulai.