SportlinkNews - Bintang Spanyol Rodri dan Alvaro Morata bisa menghadapi larangan bermain setelah terkena empat dakwaan oleh UEFA karena meneriakkan Gibraltar adalah Spanyol selama perayaan kemenangan Euro 2024.
Gelandang Manchester City, Rodri, 28, terlihat menyanyikan ejekan tersebut di atas panggung di depan puluhan ribu penggemar sehari setelah kemenangan final 2-1 atas Inggris, Minggu (14/7).
Striker AC Milan Morata, 31, kemudian mendorong penonton untuk ikut menyanyikan nyanyian yang sama.
Baca Juga: Resmi, Alvaro Morata Berkostum Nomor 7 di Milan, Atletico Madrid Terkejut
Gibraltar adalah daerah kantong di ujung selatan Spanyol yang telah berada di bawah kekuasaan Inggris sejak abad ke-18.
Namun negara tetangganya telah lama menyerukan agar wilayah tersebut dikembalikan.
Investigasi UEFA dibuka setelah Gibraltar FA mengajukan keluhan, mencap nyanyian itu sebagai “sangat provokatif dan menghina”.
Baca Juga: UEFA Selidiki Adegan Liar Rodri dan Morata Sebut Gibraltar saat Spanyol Parade Juara Euro 2024
Dan kini pasangan Roja tersebut telah didakwa atas kuartet masalah atas perbuatannya.
Hal tersebut termasuk “prinsip-prinsip umum perilaku”, “melanggar aturan dasar perilaku yang layak”, “menggunakan acara olahraga yang merupakan manifestasi dari sifat non-olahraga” dan “menjelekkan olahraga sepak bola, dan UEFA pada khususnya”.
Kini terserah pada Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA untuk memutuskan masalah ini pada waktunya.
Baca Juga: Manfaatkan Ilmu Olahraga untuk Pemulihan Cedera Hamstring
Tidak ada peraturan disiplin yang merinci hukuman apa yang bisa dijatuhkan.
Fakta bahwa keduanya telah dijatuhi empat dakwaan serius menunjukkan bahwa hukuman yang mereka terima mungkin lebih dari sekadar denda.