sepak-bola

Manchester United Kehilangan Joao Neves yang Pindah ke PSG, Rekrut Gelandang Idaman Gagal

Kamis, 1 Agustus 2024 | 18:30 WIB
Transfer Joao Neves ke Paris Saint-Germain membuat Manchester United kehilangan gelandang idaman mereka. (X.com/TransferNewsCen)

"Joao Neves ke Paris Saint-Germain, here we go! Kesepakatan sedang ditandatangani saat ini antara kedua klub," tulis Fabrizio Romano dalam cuitannya.

Baca Juga: Pelatih Persib Bojan Hodak Genjot Fisik Maung Bandung Jelang Liga 1 Bergulir

"Sebesar 60 juta euro biaya tetap, 10 juta euro untuk biaya tambahan dan Renato Sanches ke Benfica dengan status pinjaman."

"Joao akan berangkat ke Paris untuk menjalani tes medis, harusnya minggu ini... dan akan terjadi minggu ini. Penandatanganan pertama, selesai," lanjutnya.

Kabar ini tentu menjadi pukulan bagi Manchester United yang sebelumnya sangat tertarik untuk merekrut Joao Neves.

Baca Juga: Persib Bandung Lengkapi Kuota Pemain Asing Demi Hadapi Liga 1

Ia dianggap sebagai calon gelandang hebat karena kemampuannya diakui oleh pemain top seperti Bruno Fernandes dan Bernardo Silva.

Namun, mimpi Manchester United untuk merekrut Joao Neves harus sirna karena ia memilih bergabung dengan PSG.

Dengan kegagalan merekrut Joao Neves, Manchester United harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah mereka.

Baca Juga: Pelatih Arema FC Akui Timnya Sempat Kewalahan Meladeni Permainan Persis Solo

Kehilangan Joao Neves merupakan tantangan besar bagi Erik ten Hag yang sedang berupaya membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi musim 2024-2025.

Manchester United harus segera bergerak cepat untuk menemukan pengganti yang sepadan agar tidak tertinggal dalam persaingan di Premier League dan kompetisi lainnya.

Kehilangan Joao Neves yang memilih bergabung dengan PSG adalah pukulan bagi Manchester United di bursa transfer musim panas 2024.

Baca Juga: Pelatih Persis Solo Milomir Seslija Ungkap Kegagalan Timnya di Semifinal Piala Presiden

Meski sudah berhasil mendatangkan beberapa pemain baru, kegagalan ini menunjukkan bahwa tidak semua target transfer bisa direalisasikan.

Halaman:

Tags

Terkini