Ugarte kalah bersaing dengan Vitinha yang lebih disukai oleh pelatih PSG, Luis Enrique.
Baca Juga: Persib Kenalkan Jersey Barunya di Kompetisi Liga 1
Dilaporkan bahwa Ugarte telah mencapai kesepakatan personal dengan Manchester United dan siap untuk mendiskusikan kontrak. Namun, proses negosiasi tersebut mengalami kendala.
Menurut laporan dari The Athletic yang dikutip oleh SportlinkNews, PSG mempersulit negosiasi dengan Manchester United.
Les Parisiens meminta Setan Merah membayar biaya transfer sebesar 60 juta euro atau sekitar Rp1,07 triliun, sama dengan harga yang mereka bayarkan kepada Sporting CP.
Baca Juga: Bambang Pamungkas: Piala Presiden Bukan Hasil yang Baik Bagi Persija
Harga yang diminta oleh PSG tersebut dianggap terlalu tinggi oleh Manchester United.
Hal ini membuat klub asal kota pelabuhan itu mempertimbangkan untuk mundur dari negosiasi dan mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah mereka.
Manuel Ugarte, yang diharapkan bisa menjadi pengganti Casemiro, akhirnya tidak jadi bergabung dengan Manchester United.
Baca Juga: Leny Yoro Membawa Mimpi Buruk bagi Ten Hag, Pemain Belanda Ini Langsung Dikeker
Keputusan Manchester United untuk menarik diri dari negosiasi dengan Ugarte bukanlah hal yang mengejutkan mengingat besarnya biaya transfer yang diminta PSG.
Sementara itu, Manchester United terus mencari pemain lain yang bisa memperkuat tim mereka jelang musim kompetisi yang baru.
Dalam konteks ini, Manchester United harus cermat dalam mengatur anggaran dan strategi transfer mereka.
Baca Juga: Roma Tak Berhenti Kejar Federico Chiesa
Mempertimbangkan bahwa lini tengah adalah area yang sangat penting, mereka harus menemukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu tinggi.