SportlinkNews - Timnas U-17 Indonesia digembleng serius dalam pemusatan latihan (TC) di Bali. Berbagai macam latihan fisik jadi prioritas pelatih Nova Arianto.
Nova Arianto berharap timnya solid dan memiliki stamina yang matang. Saat ini timnya sedang menjalani fase persiapan umum.
"Sekarang memasuki persiapan umum menuju kualifikasi Piala Asia U-17 di bulan Oktober. Jadi kami memulai TC di Bali dengan fokus secara fisik dasar pemain, karena ada beberapa pemain baru, termasuk pemain lama yang mungkin dalam klubnya secara intensitas latihannya berbeda," kata Nova.
Dikatakannya lagi, persiapan itu termasuk sudah melakukan tes awal saat tiba di Bali.
"Saya bersyukur secara kondisi, pemain-pemain lama masih cukup baik. Tapi masih ada jarak antara pemain lama dengan pemain baru. Harapannya pemain baru bisa bekerja lebih keras, agar secara VO2 Max atau secara fisik bisa sama nantinya," jelasnya.
Dia menegaskan, latihan di Bali dilakukan satu hari empat kali, ada gym, ada di pantai, core, di hotel, harapannya, secara fisik dasar pemain akan sama.
"Kami mencoba agar pemain bisa main body di pertandingan saat kualifikasi Piala Asia U-17, pemain bisa lebih kuat lagi," ujarnya.
Baca Juga: Bulutangkis: Apakah Tinggi Badan Penting? Keduanya punya Keuntungan Taktis
Adapun selain latihan, mereka akan mengadakan uji coba. Rencana pada 25 dan 27 Agustus akan bertanding melawan India di Bali. Nova akan mencoba semua pemain agar dapat memiliki catatan siapa yang akan dibawa TC ke Spanyol.
Sementara itu, gelandang M Zahaby Gholy sudah menjalani beberapa latihan, seperti saat di pantai. Dia menikmati semua latihan yang diberikan oleh tim pelatih.
"Alhamdulillah saya sangat senang dan menikmati. Latihan pagi dan sore ditambah dengan latihan di lapangan, dan malam di gym," sebutnya.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Dikontrak FCV Dender hingga 2026, Selamat Bergabung, Ragnar!
Ini merupakan pengalaman pertamanya berlatih di pantai, dengan beban pasir pantai. Dia juga mengungkapkan kalau ada persaingan yang sehat antara rekan-rekannya saat ini.