SportlinkNews - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, saat ini berada dalam posisi yang sangat sulit setelah awal musim 2024-2025 yang mengecewakan.
Fonseca, yang sempat memukau para suporter Rossoneri dengan performa tim yang menjanjikan selama pramusim, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan pertama di Liga Italia.
Dalam periode yang singkat ini, performa AC Milan di bawah asuhan Fonseca telah memicu keraguan di kalangan pendukung dan media, membuat masa depan pelatih asal Portugal tersebut semakin tidak menentu.
Baca Juga: Mohamed Salah Menggila, Langsung Cetak 4 Rekor Luar Biasa dalam Satu Laga
Fonseca, yang dikenal dengan pendekatan taktiknya yang inovatif, telah berjuang untuk menerapkan filosofinya di AC Milan.
Meskipun mengawali dengan optimisme tinggi, hasil di lapangan jauh dari harapan.
Setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Torino pada laga pembuka (17 Agustus 2024), Milan kemudian mengalami kekalahan 1-2 dari Parma (24 Agustus 2024) dan hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Lazio (31 Agustus 2024).
Baca Juga: Kirab Api PON Menuju Kabupaten Aceh Timur, Pj Bupati Gayo Lues: Ini Semangat Juang Olahraga
Hasil ini sangat mengecewakan bagi klub yang memiliki ambisi besar di kompetisi domestik maupun Eropa.
Salah satu isu utama yang dihadapi Fonseca adalah ketidakmampuan tim untuk bertahan dengan baik, terutama saat menghadapi serangan balik lawan.
Dalam beberapa pertandingan, AC Milan terlihat sering kali kelabakan saat transisi dari menyerang ke bertahan, yang membuat mereka rentan kebobolan.
Baca Juga: Pencapaian Henning Harus Menular pada Atlet Aceh, Pejabat Gubernur Safrizal Apresiasi Peraih Medali
Fonseca telah mencoba berbagai formasi dan strategi, namun belum menemukan kombinasi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.
Selain masalah taktik, hubungan Fonseca dengan pemainnya juga menjadi sorotan.