SportlinkNews - Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan media setelah kepindahannya ke Real Madrid.
Kepindahannya dari Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2024 menarik perhatian luas, terutama karena keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak dengan klub raksasa Prancis tersebut.
Para penggemar Real Madrid, yang telah lama menanti kehadirannya, menyambut gembira kedatangan kapten Timnas Prancis itu.
Baca Juga: Pecahkan 2 Rekornas di PON XXI Aceh-Sumut, Ini Alasan Rizki Juniansyah Meloncat ke Kelas 89kg
Mbappe diharapkan mampu menjadi kekuatan baru bagi Los Blancos, terutama dalam mendongkrak daya serang tim pada musim 2024-2025.
Namun, meskipun harapan tinggi disematkan padanya, performa Mbappe dalam beberapa pertandingan awal di Liga Spanyol tidak sesuai ekspektasi.
Pada debutnya bersama Real Madrid di ajang Piala Super Eropa, Mbappe berhasil mencetak gol dan menuai pujian dari banyak pihak.
Baca Juga: Real Madrid Siap Lepas Vinicius Junior ke Klub Arab Saudi, Nico Williams Jadi Pengganti?
Sayangnya, dalam tiga pertandingan awal Liga Spanyol, Mbappe gagal menunjukkan performa yang sama.
Ia tidak berhasil mencetak gol atau assist, yang membuat sejumlah pengamat dan penggemar mulai meragukan kontribusinya.
Kritik yang dialamatkan kepadanya sempat mereda setelah Mbappe berhasil mencetak dua gol pada pertandingan jornada 4 Liga Spanyol 2024-2025 melawan Real Betis.
Kemenangan tersebut seakan menjadi bukti bahwa Mbappe masih memiliki kemampuan untuk memberikan dampak besar bagi Real Madrid.
Namun, di tengah kebangkitan performanya, sebuah pernyataan kontroversial Mbappe justru kembali menjadi perhatian utama.