Ia menyebutkan kasus Justin Hubner, pemain keturunan lainnya yang pada awalnya juga enggan memperkuat timnas Indonesia, namun akhirnya sepakat setelah melalui proses yang panjang.
"Ya, kita berharap waktu yang akan berbicara," ujar Arya.
"Dulu Justin juga sempat berat, tapi akhirnya bisa juga. Ole mungkin saat ini belum setuju, tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan."
Selain Ole Romeny, Arya juga menyebut dua pemain keturunan lain yang saat ini masih menjalin komunikasi dengan PSSI, yaitu Mauro Ziljstra dan Kevin Diks.
Baca Juga: Thomas Tuchel Tolak Latih Manchester United, Terlalu Dikekang dalam Kebijakan Transfer
Namun, seperti halnya dengan Ole, kedua pemain tersebut juga belum mencapai kesepakatan dengan PSSI.
"Mauro Zijlstra datanya sudah masuk, kami sedang melihat lebih detail," jelas Arya.
"Kevin Diks juga belum sepakat. Ada komunikasi, tapi belum mencapai titik final."
Baca Juga: Bendera IKN dan 38 Provinsi Dikibarkan dalam Acara Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut 2024
Arya menambahkan bahwa PSSI terus bekerja keras dalam proses ini dan meminta masyarakat untuk percaya bahwa PSSI sedang melakukan yang terbaik dalam upaya menambah pemain keturunan untuk memperkuat timnas Indonesia.
"Orang-orang sering bertanya, bagaimana prosesnya? Kami minta kepercayaan dari masyarakat bahwa kami sedang bekerja," kata Arya.
"Selama ini, kami sudah melakukan berbagai langkah yang berbeda. Kalau pun nantinya tidak bisa, itu berarti memang ada kendala yang tidak dapat diatasi. Tapi percayalah, kami berusaha maksimal."
Baca Juga: Bali Sapu Bersih Medali Emas Cabor Kriket Nomor T20 PON XXI Aceh-Sumut 2024
Arya menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen PSSI untuk selalu mengupayakan yang terbaik bagi timnas Indonesia, terutama dalam hal menambah kekuatan melalui pemain keturunan.***