SportlinkNews - Debut Lee Carsley sebagai pelatih sementara Timnas Inggris memberikan angin segar bagi para penggemar.
Ia berhasil membawa Harry Kane dan kolega tampil lebih agresif dibandingkan dengan penampilan mereka di bawah Gareth Southgate selama EURO 2024.
Meskipun mencapai final di turnamen tersebut, permainan Inggris di EURO 2024 banyak dikritik karena dianggap tidak memanfaatkan potensi besar pemain mereka, yang sejatinya bersinar di klub masing-masing.
Baca Juga: Kirab Api PON XXI Singgahi 18 Daerah di Sumatera Utara
Para pemain elite Premier League seperti Harry Kane, Bukayo Saka, Phil Foden, Anthony Gordon, serta Cole Palmer terkenal dengan kontribusi gol dan assist di level klub.
Jude Bellingham pun tampil gemilang bersama Real Madrid.
Namun, di bawah Southgate, Timnas Inggris hanya mampu mencetak 8 gol dalam 7 pertandingan selama EURO 2024.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Indonesia vs Australia
Sering kali mereka baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir, seperti yang terlihat dalam pertandingan melawan Slovakia, Swiss, dan Belanda di fase gugur.
Setelah kalah dari Spanyol di final, banyak yang merasa bahwa gol-gol tersebut lebih merupakan keberuntungan daripada hasil dari strategi yang matang.
Gareth Southgate kemudian memutuskan untuk mundur setelah EURO 2024, dan FA belum menentukan siapa penggantinya secara permanen.
Sebagai solusinya, Lee Carsley, yang sebelumnya sukses menangani Timnas U-21 Inggris, ditunjuk sebagai pelatih sementara.
Debut Carsley terjadi pada pertandingan melawan Irlandia di ajang UEFA Nations League 2024-2025, Sabtu (7/9/2024).