Salah satu faktor utama yang mendorong Bellingham tampil gemilang adalah keputusan pelatih Carlo Ancelotti yang menempatkannya sebagai penyerang semu, winger, atau pemain nomor 10 di belakang striker.
Baca Juga: Dramatis, Bali United FC Menangkan Laga Kontra Barito Putera di Pekan Ketujuh Liga 1
Namun, sejak kedatangan Mbappe, peran Bellingham sebagai sumber gol mulai berkurang.
Ia lebih sering ditarik ke lini tengah dalam formasi 4-3-3, yang membuat kontribusinya di depan gawang menurun.
Tak heran jika hingga kini, dalam lima pertandingan awal musim ini di berbagai kompetisi, Bellingham belum mencetak gol sama sekali.
Baca Juga: Berbagi Poin dengan Dewa United FC, Persebaya Masih Kuat Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1
Namun, banyak media di Spanyol meyakini bahwa absennya Mbappe akan membuat Ancelotti kembali memodifikasi taktik tim untuk mengakomodasi peran Bellingham.
Secara alami, pengganti Mbappe di lini depan adalah wonderkid asal Brasil, Endrick.
Namun, melihat kecenderungan taktik Ancelotti, kemungkinan besar Bellingham akan kembali ditempatkan di posisi yang lebih menyerang bersama Vinicius Jr dan Rodrygo ketika menghadapi Atletico nanti.
Baca Juga: Bojan Hodak Tidak Mau Anggap Remeh Madura United, Persib Harus Waspada
Ancelotti dapat mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 berlian, dengan Bellingham mendekat ke gawang lawan sebagai penopang duo Vinicius dan Rodrygo.
Dalam formasi ini, Los Blancos sekali lagi akan bermain tanpa striker murni atau nomor 9, seperti yang sering terjadi musim lalu.
Bellingham, dengan perannya yang lebih bebas di area sepertiga akhir, dapat kembali memainkan peran sebagai false-nine yang menjadikannya bomber dadakan pada musim sebelumnya.
Baca Juga: Hadapi Persib di Bangkalan Madura United Berharap Bisa Membalas Kekalahan Musim Lalu
Selain itu, Bellingham juga memiliki misi pribadi dalam laga ini, yaitu membayar "utang" dari penampilannya yang kurang maksimal dalam tiga derbi sebelumnya melawan Atletico Madrid.