sepak-bola

Berharap EPA Liga 1 Bisa Melahirkan Pemain Muda Profesioanal

Selasa, 1 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Persis Solo U20 juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U20 2023/2024. (IG @epaliga1)

SportlinkNews - PSSI terus melakukan berbagai upaya pembinaan bagi pemain muda bertalenta. Salah satunya dengan menggelar Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2024/2025.

EPA Liga 1 2024/2025 resmi bergulir 28 September 2024 dengan melibatkan 18 klub yang turut serta dalam kompetisi kelompok umur tersebut.

Kompetisi EPA Liga 1 ini terbagi menjadi tiga kelompok umur, yakni U16, U18, dan U20.

Baca Juga: Kompetisi EPA Liga 1 2024/2025 Resmi Bergulir, Gandeng Konsultan dari Spanyol

Anggota Exco PSSI, Muhammad mengaku antusias saat membuka gelaran EPA Liga 1 2024 di Stadion Mini Surakarta, Nusukan, Solo.

Dirinya berharap proses pembinaan melalui EPA Liga 1 ini dapat memberikan jam terbang bagi para pemain muda ke depannya.

“EPA itu salah satu program pembinaan dari PSSI. Setiap klub minimal menjalani 20 pertandingan, itu di luar pertandingan babak 8 besar."

Baca Juga: Debut Caretaker Pelatih Persis Solo Berakhir dengan Skor Imbang, Kiper M Riyandi Selamatkan Muka Persis

"Banyak peraturan yang diubah termasuk menit bermainnya. Ini dilakukan untuk memberikan menit bermain bagi para pemain."

"Jumlah pergantian pemain pun ditambah, setiap pertandingan bisa mengganti 8 pemain,” ungkap Muhammad.

Selain itu, diberlakukan juga sistem pemain Yoyo dan pemain Joker di dalam regulasi EPA Liga 1 2024/2024.

Baca Juga: LeBron dan Bronny James Tampil di Media Day Lakers dengan Sepatu Nike LeBron Baru

Pemain Yoyo dan Joker ini akan membuat 5-6 pemain pemain bisa bermain di kelompok umurnya di bawahnya, seperti misalnya pemain dari tim senior bermain di tim U20 atau pemain U20 bermain di U18.

Muhammad menegaskan, sistem ini dibuat untuk memberikan pengalaman dan peningkatan kualitas individu pemain.

Halaman:

Tags

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB