SportlinkNews - Barcelona berhasil menerapkan strategi jebakan offside dengan sangat efektif saat menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (27/10/2024) dini hari WIB.
Dalam pertandingan jornada ke-11 Liga Spanyol musim 2024-2025 ini, Barcelona sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas Real Madrid berkat taktik bertahan mereka yang disiplin dan terstruktur, terutama dalam mengantisipasi pergerakan pemain-pemain cepat seperti Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Menurut data yang dicatat oleh Sofascore, para pemain Real Madrid terperangkap dalam posisi offside sebanyak 12 kali.
Dari jumlah tersebut, Kylian Mbappe tercatat menjadi pemain dengan jumlah offside terbanyak, yakni sebanyak delapan kali.
Hal ini membuat Mbappe tampak menjadi pemain yang paling dirugikan oleh jebakan offside Barcelona sepanjang pertandingan.
Kapten Timnas Prancis tersebut sering kali terburu-buru dalam membaca garis pertahanan Barcelona yang bermain tinggi, sehingga membuatnya berulang kali terjebak offside.
Baca Juga: Tokoh Kunci dalam Struktur Operasi Sepak Bola Liverpool Mengundurkan Diri
Situasi ini menjadi semakin menyakitkan bagi Mbappe karena dua dari momen offside tersebut berujung pada gol yang akhirnya dianulir oleh wasit.
Insiden pertama terjadi pada menit ke-30, ketika Mbappe berhasil mencetak gol dari umpan terobosan yang diberikan oleh Lucas Vazquez.
Namun, gol tersebut dibatalkan setelah asisten wasit dan VAR memastikan bahwa Mbappe sudah berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Tiga Produsen Sepatu Tebar Pesona dengan Edisi Khusus New York City Marathon 2024
Momen ini semakin memalukan bagi Mbappe karena ia sempat melakukan selebrasi heboh sebelum menyadari bahwa golnya tidak sah.
Momen serupa terjadi lagi pada menit ke-66, di mana Mbappe kembali mencetak gol yang kemudian dianulir karena posisinya telah melewati garis pertahanan Barcelona.