Sportlinknews - Hujan gol terjadi Derby d'Italia di Giuseppe Meazza, Senin (28/10) dini hari WIB. Inter Milan dan Juventus berbagi skor imbang 4-4.
Nerazzurri memimpin lebih dulu melalui penalti Piotr Zielinski pada menit 15. Tapi kemudian dibalikkan oleh gol Dusan Vlahovic dan Tomothy Weah dalam enam menit.
Sejurus kemudian Zielinski kembali mengkonversi gol kedua dan Henrikh Mkhitaryan membawa Inter unggul 3-2 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Inter terus mencoba memberi tekanan. Alhasil Danzel Dumfries memperbesar keunggulan Inter menjadi 4-2.
Baca Juga: Bos Inter Milan Giuseppe Marotta dan Hakan Calhanoglu Terima Mediterranean Award 2024
Namun Kenan Yildiz yang datang dari bangku cadangan membangkitkan Juventus. Dua gol berhasil dikonversinya pada menit 71 dan 82 sekaligus menyumbat kemenangan Inter yang sudah di depan mata. Skor berakhir imbang 4-4.
Pelatih Inter Simone Inzaghi mengakui bahwa ‘jelas ada kesalahan’ tetapi menyoroti bahwa timnya tidak pernah menciptakan ‘delapan atau sembilan’ peluang mencetak gol melawan Juventus.
Itu adalah derby d’Italia paling seru yang pernah ada saat Inter dan Juventus meninggalkan San Siro dengan masing-masing satu poin setelah hasil imbang 4-4.
Nerazzurri menyia-nyiakan keunggulan dua gol di babak kedua, melihat Kenan Yildiz mencetak dua gol sebagai pemain pengganti di 20 menit terakhir.
“Jelas, ada kesalahan dan kita semua harus lebih bertanggung jawab,” kata Inzaghi pada konferensi pers pascapertandingan yang dilansir Football Italia.
Inzaghi tak bisa menutupi kekecewaannya. Ia menilai sejatinya Inter memenangkan pertandingan.
Baca Juga: Monza 2-2 Venezia: Jay Idzes Main 90 Menit, Laga Comeback Berakhir Imbang
“Saya harus menganalisis beberapa kesalahan yang berulang. Kita semua harus berbuat lebih banyak; Berbicara soal pemain tunggal tidak ada gunanya," ujarnya.