Dilaporkan oleh Caught Offside, Neville sebelumnya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap posisi Erik ten Hag setelah kekalahan dari West Ham.
Baca Juga: Pacar Didier Drogba, Gabrielle, Mendapat Kartu Kuning di Malam Anugerah Ballon d'Or 2024
Ia memprediksi bahwa situasi ini bisa berujung pada pemecatan, mengingat performa yang terus menurun di bawah asuhan Ten Hag.
Neville menyatakan bahwa keputusan mempertahankan Ten Hag sebenarnya agak sulit dipahami, mengingat Manchester United sudah memainkan sembilan pertandingan di liga musim ini dan masih berada di posisi ke-14 klasemen sementara.
Menurutnya, ini bukanlah posisi yang layak bagi klub sebesar Manchester United, terutama setelah belanja besar yang mereka lakukan.
Baca Juga: Leo Messi dan Bad Bunny Luncurkan Kolaborasi Bersama Adidas
"Erik ten Hag dalam masalah besar. Saat ini, Manchester United berada di peringkat 14 setelah memainkan sembilan laga, yang berarti hampir 25 persen musim sudah berlalu," ujar Neville.
Ia menambahkan bahwa performa Setan Merah seharusnya jauh lebih baik, mengingat kualitas tim dan pengeluaran besar yang telah dikeluarkan klub.
Menurut Neville, jika penampilan mereka tidak segera membaik, maka wajar jika banyak pihak yang mempertanyakan kapasitas Ten Hag sebagai pelatih.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Los Angeles Gelar Kontes Desain Poster
Neville juga mencatat bahwa pertandingan akhir pekan melawan Chelsea akan menjadi momen krusial bagi United.
"Siapapun yang memiliki kemampuan dan strategi tepat dapat mengalahkan tim United yang ada saat ini. Mereka benar-benar dalam bahaya," tambahnya.
Meski Neville berharap United dapat meraih hasil positif, ia tetap mencemaskan situasi klub yang sudah mencapai titik kritis, terutama karena masalah performa dan kurangnya gol semakin terlihat dari minggu ke minggu.
Hingga saat ini, Manchester United belum mengumumkan siapa pelatih permanen yang akan menggantikan Erik ten Hag.
Untuk sementara, mereka lebih memilih mempercayakan tim kepada Van Nistelrooy dalam rangka menjaga stabilitas di tengah musim.***