Babak pertama berlangsung dengan ketat, tanpa gol yang tercipta hingga peluit jeda dibunyikan.
Baca Juga: Bentuk Tim Formatur Budisatrio Djiwandono Siapkan Kepengurusan PP Perbasi 2024-2028
Baru di babak kedua, pertandingan mulai memanas dengan gol pembuka dari Patryk Kimala untuk Sydney pada menit ke-51, yang membawa tim tamu unggul terlebih dahulu.
Tak mau menyerah, Brisbane Roar membalas dengan gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Thomas Waddingham di menit ke-67.
Tidak lama setelah itu, pada menit ke-70, pelatih Brisbane memasukkan Rafael Struick untuk menggantikan Walid Shour.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Liga, PSSI Gelar Member Development untuk Klub Liga 1 dan Liga 2
Langkah ini terbukti efektif karena meskipun Sydney kembali unggul melalui gol Leo Sena pada menit ke-71, Struick berhasil mencetak gol penyeimbang bagi Brisbane hanya tujuh menit berselang, tepatnya di menit ke-78.
Gol yang dicetak Struick bukan hanya sekadar penyama skor, tetapi juga menjadi momen penting bagi dirinya.
Struick menerima umpan akurat dari Waddingham dan tanpa kawalan dari pemain belakang Sydney, ia berhasil menyelesaikan peluang dengan sangat baik, mencatatkan gol debutnya di Liga Australia musim ini.
Baca Juga: Hadapi Piala Asia U20 2025, Indra Sjafri Boyong 33 Pemain Jalani Pemusatan Latihan di Bali
Sayangnya, skor 2-2 yang bertahan hingga hampir akhir pertandingan harus berubah saat Sydney FC berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-90.
Kali ini, Jaiden Kucharski menjadi penentu kemenangan bagi Sydney, yang berhasil mengunci hasil akhir 3-2 di penghujung laga.
Dengan hasil ini, Brisbane Roar kini berada di peringkat 13 dari 14 tim peserta A-League musim ini tanpa poin setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut.
Baca Juga: Ivan Juric Tidak Terlalu Puas Roma Menang karena Harus Menarik Simpati Penggemar
Sebaliknya, kemenangan ini membawa Sydney FC ke posisi kedua dalam klasemen sementara, dengan raihan dua kemenangan yang meningkatkan kepercayaan diri tim di awal musim.***