"Lamine adalah pemain yang sangat berbakat, tapi besok saya akan tunjukkan bahwa saya bisa bermain lebih baik darinya," ujar Maksimovic, dikutip dari Relevo.
Baca Juga: Lepas dari Zona Degradasi Bikin PSS Sleman Punya Tekad Kuat Naik Peringkat Liga 1
Selain itu, Maksimovic juga menyatakan keinginannya untuk bertukar seragam dengan Yamal setelah pertandingan usai.
Tantangan dari Maksimovic ini mengundang perhatian para penggemar, mengingat keduanya adalah pemain muda berbakat yang tengah naik daun di klub masing-masing.
Namun, Lamine Yamal memiliki keunggulan statistik yang cukup signifikan dibandingkan Maksimovic.
Baca Juga: Viktor Gyokeres: Monster Ciptaan Ruben Amorim yang Tampil Mengesankan di Liga Champions
Pemain asal Spanyol tersebut sudah mencetak enam gol dan memberikan delapan assist dalam 15 pertandingan bersama Barcelona di berbagai kompetisi musim ini, menunjukkan produktivitas yang tinggi sebagai penyerang sayap.
Tak hanya itu, Yamal juga berhasil meraih trofi Kopa, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pemain muda terbaik dalam acara Ballon d'Or 2024.
Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti bahwa Yamal memang dianggap salah satu pemain muda paling menjanjikan di kancah sepak bola internasional.
Baca Juga: Kompetisi Liga 1 Ciptakan Perputaran Uang Mencapai Rp10,42 Triliun
Di sisi lain, Maksimovic belum mampu masuk dalam jajaran favorit peraih trofi Kopa tahun ini.
Dari segi pengalaman internasional, Lamine Yamal juga lebih unggul.
Sejauh ini, Yamal telah tampil dalam 17 pertandingan bersama tim nasional senior Spanyol, sementara Maksimovic baru bermain dua kali untuk tim nasional Serbia.
Baca Juga: Ruben Amorim Terima Pesan Mengharukan dari Viktor Gyokeres Sebelum Hijrah ke Manchester United