Namun, pelatih mereka, Hansi Flick, justru memilih untuk tetap rendah hati di tengah pujian yang datang.
Baca Juga: PSIS Semarang Semakin Terpuruk, Baru Cetak 5 Gol Sejak Liga 1 Bergulir
Ia menekankan bahwa tujuan utama timnya adalah memenangi setiap pertandingan, bukan langsung mengincar trofi.
Flick menyebutkan bahwa situasi di Liga Champions dapat berubah dengan cepat, dan ia lebih memilih fokus pada kemenangan per pertandingan.
“Banyak hal yang bisa berubah dalam kompetisi seperti ini. Yang terpenting adalah memenangkan setiap pertandingan."
Baca Juga: Lepas dari Zona Degradasi Bikin PSS Sleman Punya Tekad Kuat Naik Peringkat Liga 1
"Setelah laga melawan Bayern, beberapa hal dalam tim kami juga berubah,” kata Flick dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo.
Saat ditanya tentang posisi klasemen, Flick bahkan mengaku tidak terlalu memperhatikan hal tersebut.
"Saya bahkan tidak tahu di posisi berapa kami saat ini," ujarnya.
Baca Juga: Viktor Gyokeres: Monster Ciptaan Ruben Amorim yang Tampil Mengesankan di Liga Champions
"Kami baru memulai musim ini, dan harapan kami adalah mencapai delapan besar," lanjutnya, menyiratkan bahwa posisi aman di fase knockout merupakan target awal mereka.
Ketika membahas peluang Barcelona sebagai juara, Flick dengan tegas memilih bersikap realistis.
Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa ia lebih suka fokus pada upaya kerja keras dan tidak mau terlalu cepat yakin akan hasil akhir di Liga Champions.
Baca Juga: Kompetisi Liga 1 Ciptakan Perputaran Uang Mencapai Rp10,42 Triliun
Menurutnya, untuk bisa meraih trofi Liga Champions, sebuah tim harus memiliki komitmen yang kuat dan konsisten dalam menjalani setiap pertandingan.