Sportlinknews - Tim Indonesia di bawah kekuasaan kolonial Belanda berlayar ke Prancis untuk Piala Dunia 1938 — kalah dalam satu-satunya pertandingan dengan skor 6-0. Sejak itu Indonesia tidak pernah bermain di turnamen bergengsi itu.
Lebih dari 80 tahun kemudian, Indonesia yang tergila-gila pada sepak bola bermimpi untuk Kembali ke Piala Dunia, dengan sejumlah besar pemain kelahiran Belanda yang menjadi ujung tombak.
Indonesia berada di babak ketiga kualifikasi Asia yang menentukan saat berupaya mencapai Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Baca Juga: Timnas Jepang Posting Latihan Samurai Biru di Senayan, Sontak Diserbu Netizen
Skuad terkini telah memasukkan sebanyak 10 pemain kelahiran Belanda setelah PSSI secara intensif merekrut dari diaspora Indonesia.
"Kami punya pilihan untuk mencari pemain berkualitas," kata anggota komite Persatuan Sepak Bola Indonesia Arya Sinulingga. "FIFA menyediakan ruang itu dan dari hukum kami itu juga memungkinkan, jadi mengapa tidak?"
Menjelang pertandingan kandang hari Jumat (15/11) dengan Jepang di depan sekitar 78.000 penggemar di Jakarta, Timnas Indonesia berada di urutan kelima dari enam tim dalam grup kualifikasinya.
Baca Juga: Head to Head Indonesia vs Jepang: Timnas Pernah Mencukur Jepang 7-1
Dua tim teratas akan mencapai Piala Dunia, sedangkan peringkat ketiga dan keempat akan masuk ke babak kualifikasi lainnya.
Negara-negara lain juga telah menaturalisasi pemain. Tapi sejauh mana Indonesia telah melakukannya sangat mencolok — sembilan dari 11 pemain inti dalam kekalahan 2-1 dari China bulan lalu lahir di Belanda.
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengatakan bahwa tim Indonesia saat ini di bawah pelatih Korea Selatan Shin Tae-yong berbeda, lebih kuat.
"Mereka adalah negara yang selalu memiliki budaya sepak bola yang bergairah," katanya.
"Yang memperkuat mereka adalah mereka telah menaturalisasi pemain yang sebagian besar bermain di Eropa, dan sekarang mereka memiliki pemain berkualitas di hampir setiap posisi."